Teks ulasan yaitu tinjauan atau ringkasan dari buku atau yang lainnya untuk koran atau penerbitan. Struktur teks ulasan terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.
- Orientasi berisi citra umum karya sastra yang akan diulas, contohnya nama, kegunaan, dan sebagainya.
- Tafsiran berisi pandangan penulis mengenai karya yang diulas. Pada potongan ini, biasanya penulis membandingkan karya tersebut dengan karya yang mirip. Penulis juga menilai kekurangan dan kelebihan karya yang diulas.
- Evaluasi berisi ihwal hasil penilaian yang telah dilakukan terhadap karya, penampilan, produksi, dan citra detil suatu karya sastra yang diulas.
- Rangkuman merupakan ulasan tamat penulis yang umumnya berisi simpulan dari karya yang diulas.
Berikut yaitu referensi teks ulasan singkat :
Sang Pemimpi*
Judul : Sang Pemimpi
Penulis : Andrea Hirata
Jenis Buku : Fiksi
Penerbit : Bentang
Cetakan I : Juli 2006
Tebal : X + 292 halaman
Sang Pemimpi yaitu novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini mengisahkan perjalanan hidup sang penulis yang dililit kemiskinan di Pulau Belitung. Ia menggambarkan dirinya sebagai Ikal dan bersama dengan dua orang temannya, yaitu Arai dan Jimbron, Ikal mempunyai mimpi untuk melanjutkan sekolah sampai ke Perancis dan menjelajah Eropa sampai ke Afrika.
Pada potongan pertama novel ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya – yang digambarkan sebagai Ikal – dan kedua temannya yaitu tiga pintar balig cukup akal yang nakal. Kenakalan mereka dibenci oleh Pak Mustar yakni seorang Wakil Kepala Sekolah Menengan Atas Bukan Main daerah mereka bersekolah. Namun, sang Kepala Sekolah yang berjulukan Pak Balia justru kerap memperlihatkan motivasi dan mimpi kepada ketiga pintar balig cukup akal tersebut untuk terus melanjutkan sekolah sampai ke luar negeri. Pada bab-bab berikutnya, pembaca disuguhkan dengan potongan-potongan kisah yang bangkit sendiri namun tetap mempunyai kekerabatan yang sangat erat.
Novel yang disajikan dengan bahasa manis ini bisa menyihir pembaca sehingga pembaca bisa turut mencicipi kebahagiaan, semangat, keputusasaan, dan kesedihan. Di samping itu, buku ini juga mempunyai lelucon-lelucon yang tidak biasa, cerdas, dan niscaya akan menciptakan pembaca tertawa. Dengan membaca buku ini, Anda akan mengetahui bahwa Andrea Hirata mempunyai langsung yang cerdas dalam mengolah kata-kata dan mempunyai wawasan yang sangat luas.
Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, di buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan buku Laskar Pelangi. Namun, hal ini tidak mengurangi inti pesan dari buku ini yang mengajarkan ihwal ketidakmungkinan yang bisa diwujudkan dengan kerja keras.
Demikianlah ulasan singkat ihwal referensi teks ulasan singkat dalam bahasa Indonesia. Artikel lain yang sanggup dibaca dan berkaitan dengan teks ulasan di antaranya yaitu contoh resensi non fiksi, contoh resensi buku pelajaran, contoh resensi buku cerpen, contoh resensi buku novel, cara menulis resensi buku, cara menulis resensi film, contoh teks diskusi ihwal kesehatan, contoh teks laporan hasil observasi ihwal alam, contoh teks eksplanasi, dan contoh autobiografi singkat ihwal diri sendiri. Semoga bermanfaat dan terima kasih.
*Dikutip dari Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Untuk SMP/MTs Kelas VIII – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014
Sumber https://dosenbahasa.com