Saturday, May 20, 2017

√ Pengertian Kata, Fungsi Dan Jenisnya (Pembahasan Terlengkap)

Pengertian Kata, Fungsi dan Jenisnya (Pembahasan Terlengkap) – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan ihwal Kata. Yang mencakup pengertian, fungsi dan jenis-jenis kata dengan pembahasan lengkap dan gampang dipahami.



Pengertian Kata, Fungsi dan Jenisnya (Pembahasan Terlengkap)


Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan secama.


Pengertian Kata


Berdasarkan bahasanya, “Kata” yaitu dari bahasa sanskerta “Katha” yang mempunyai arti konversasi, bahasa, cerita, atau dongeng. Kata yaitu unit bahasa yang berisikan arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem.


Dan juga, kata sanggup diartikan sebagai elemen terkecil dalam bahasa yang sanggup diucapkan atau dituliskan dan merupakan suatu realisasi dari kesatuan perasaan atau pikiran yang digunakan dalam berbahasa. Kumpulan atau penggabungan kata akan menjadi frasa, klausa dan kalimat.


Fungsi Kata


Kata mempunyai fungsi menjadi penyusun kalimat. Masing-masing kata mempunyai arti yang berbeda, arti kata sanggup berubah sesuai dengan pemakaiannya pada kalimat. Membuat kalimat yang efektif diharapkan beberapa jenis kata sebagai penyusunnya.


Jenis-jenis Kata


Menurut tata bahasa baku bahasa Indonesia, kata dibagi menjadi tujuh jenis, yakni:


Kata Kerja (Verba)


Kata kerja atau verba merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi membuktikan sebuah tindakan, pengalaman, keberadaan atau seluh bentuk acara dinamis lainnya.


Pada kalimat, kata kerja mempunyai posisi sebagai predikat. Misalnya suatu rujukan kata kerja yaitu makan, minum, lari dan lain sebagainya. Ciri-Ciri kata kerja antara lain:



  • Mempunyai arti perbuatan, kegiatan atau tindakan

  • Mempunyai arti proses

  • Biasanya diikuti kata benda

  • Biasanya diikuti kata sifat atau keterangan

  • Biasanya dibuat dengan imbuhan me-, di-, ber-, ter-, di-ka, ber-an, memper-an, dan memper-i

  • Kata sanggup diawali kata yang menyatakan waktu, menyerupai telah, akan, sedang, hampir, segera.

  • Bisa diperluas dengan cara menambahkan “dengan + kata sifat sesudahnya” contohnya menyerupai Doni berjalan dengan cepat, dan lain-lain.


Kata Benda (Nomina)


Kata benda atau nomina merupakan kata yang mengarah pada segala hal yang sanggup dibendakan. Kata benda biasa digunakan untuk menyebutkan makhluk hidup, benda mati ataupun tempat. Contoh kata benda antara lain manusia, ilmu, makanan, dan lain-lain. Ciri-ciri kata benda antara lain:



  • Bisa diperluas dengan menambahkan “yang + kata sifat”, contohnya yaitu motor yang bagus.

  • Dibatalkan dengan kata bukan, contohnya menyerupai bukan kaca

  • Pada kalimat sanggup berkedudukan sebagai Subjek (S) dan Objek (O). Contohnya menyerupai Andri membeli kendaraan beroda empat baru, dalam kalimat itu kata Andri dan Mobil yaitu kata benda.


Kata Sifat (Adjektiva)


Kata sifat atau adjektiva merupakan kata yang digunakan untuk membuktikan sifat atau kondisi suatu hal, menyerupai makhluk hidup, benda mata, tempat, waktu ataupun yang lainnya.


Dalam pemakaiannya di kalimat, kata sifat biasa digunakan untuk membuktikan keadaan subjek (S) atau Objek (O) kalimat tersebut. Ciri-ciri kata sifat adalah:



  • Bisa dibatalkan atau yang bersifat dengan kata “tidak” atau “bukan”. Contohnya tidak baik, tidak berilmu dan lain sebagainya.

  • Bisa diberikan keterangan penguat, kata penguat yang biasa digunakan antara lain menyerupai amat, sangat, paling, sekali, benar. Contohnya sangat luas, amat banyak dan lain-lain.

  • Bisa diberikan klarifikasi pembanding. Kata pembanding yang biasa digunakan antara lain: lebih, kurang, paling. Contohnya adalah: Mobil ini lebih mahal dari yang itu, Apabila dibandingkan dengan yang ini, rasanya sepeda motor itu kurang nyaman.


Kata Keterangan (Adverbia)


Kata keterangan atau Adverbia merupakan kata yang menawarkan keterangan (penjelasan) mengenai kata lain (kata bilangan, kata kerja, dan kata sifat) dalam suatu kalimat. Tetapi kata keterangan tidak sanggup membuktikan kata benda atau kata ganti benda.


Menurut bahasa, kata Adverbia dari bahasa Latin, yakni “ad” yang artinya untuk dan “verbum” yang artinya kata. Pada struktur kalimat, kata keterangan seringkali dilambangkan dengan K yang artinya keterangan. Ciri-ciri kata keterangan antara lain:



  • Memberikan klarifikasi mengenai kata lain

  • Tidak sanggup digunakan untuk sebagai penjelas kata benda atau kata ganti benda

  • Seringkali letaknya di awal atau selesai kalimat

  • Dapat digunakan untuk seluruh jenis kalimat


Kata Ganti (Pronomina)


Kata ganti atau Promina merupakan jenis kata yang digunakan untuk menggantikan posisi kat abenda atau orang dalam kalimat. Kata ganti (pronomina) berfungsi untuk memperhalus kalima yang dilafalkan atau ditulis. Contoh kata ganti antara lain menyerupai aku, kami, kita, mereka dan lain sebagainya. Ciri-ciri kata ganti antara lain:



  • Biasanya dalam suatu kalimat, kata ganti berada di posisi SUbjek (S) dan Objek (O). Hanya pada kalimat tertentu pronomina digunakan sebagai predikat.

  • Jenis kata ganti yang digunakan berubah-ubah sesuai dengan kata yang hendak digunakan dan penggunaanya dalam kalimat.


Kata Bilangan (Numeralia)


Kata bilangan atau Numeralia merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi untuk menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan, ada dua jenis kata bilangan, yakni:



  • Kata Bilangan Tentu (Takrif)

    Adalah kata bilangan yang digunakan apabila sudah terang berapa nominal yang dimaksudkan. Seperti satu, ketujuh, setengah, dan lain-lain.

  • Kata Bilangan Tak Tentu

    Contoh menyerupai beberapa, seluruh, banyak dan lain-lain


Kata Tugas


Kata kiprah merupakan salah satu jenis kata dalam bahasa Indonesia yang hanya mempunyai arti gramatikal atau sanggup berubah sesuai konteksnya dan tidak mempunyai arti leksikal atau arti tetap, ada beberapa kelompok kata kiprah antara lain, yakni:



  • Kata Depan (Preposisi)

    Kata depan merupkan kata yang merangkaikan kata-kata atau bab kalimat yang diikuti oleh nominal atau pronominal. Kata depan yaitu kata yang menjadi penghubung kata benda dengan bab kalimat.

    Seringkali, kata depan digunakan untuk menghantar objek penyerta kalimat dan tidak sanggup mengantarkan subjek kalimat. Contoh kata depan antara lain yakni: Kepada, dalam, akan, dengan dan lain sebagainya.

  • Kata Penghubung (konjungsi)

    Kata penghubung/kata hubung/kata sambung merupakan kata yang fungsinya sebagai penghubung antara satu kata dengan kata lainnya (pada suatu kalimat), atau satu kalimat dengan kalimat lainnya (dalam suatu paragraf). Contoh kata penghubung antara lain seperti: dan, serta, atau, padahal dan lain-lain


Kata Sandang (artikula)


Kata sandang atau artikula merupakan kata yang tidak mempunyai arti yang digunakan untuk menjelaskan kata benda (nomina) atau kata tertentu. Kata sandang sanggup digunakan untuk mendampingi kata benda dasar ataupun kata benda turunan atau kata tertentu lainnya.


Seringkali kata sandang berada sebelum kata benda yang dijelaskannya. Contoh kata sandang antara lain: Yang, sang, kaum, para, si, dan lain sebagainya.


 Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan ihwal Kata √ Pengertian Kata, Fungsi dan Jenisnya (Pembahasan Terlengkap)


Kata Seru (Injeksi)


Kata seru merupakan jenis kata pada bahasa Indonesia yang digunakan untuk mengungkapkan isi perasaan penulis atau pembicara. Kata seru digunakan untuk sebagai penegas perasaan tersebut. Contoh kata seru antara lain seperti: aduhai, ah, sial dan lain-lain.


Partikel Penegas


Partikel penegas merupkana jenis kata yang tidak mempunyai makna apabila bangkit sendiri dan fungsinya untuk menampilkan unsur yang diiringi, ada empat partikel penegas antara lain: -kah, -lah, -tas, dan -pun.


Demikianlah telah dijelaskan ihwal Pengertian Kata, Fungsi dan Jenisnya (Pembahasan Terlengkap). Semoga sanggup menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id