Showing posts with label Guru SD. Show all posts
Showing posts with label Guru SD. Show all posts

Monday, September 25, 2017

√ 9 Tipe Guru Menyerupai Ini Yang Diperlukan Indonesia

 Tipe Guru Seperti Ini yang Dibutuhkan Indonesia √ 9 Tipe Guru Seperti Ini yang Dibutuhkan Indonesia
Inilah sembilan tipe guru yang dibutuhkan Indonesia supaya belum dewasa bangsa semakin maju.
Pendidikan mempunyai tugas penting dalam membentuk contoh pikir seseorang dan guru mempunyai andil besar di dalam membangun sebuah generasi. Semakin banyak tantangan yang dihadapi dan persoalan-persoalan yang perlu segera ditemukan jalan keluarnya. Menuntut guru untuk membuat golongan insan penemu solusi bukan sebaliknya pembuat masalah.

Baca juga: Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan Guru

Menurut George Couros, penulis buku The Innovator's Mindset, ada beberapa tipe guru yang kita perlukan di dalam ruang kelas kalau ingin berhasil menghadapi tantangan-tantangan global dan membuat belum dewasa semakin maju. Berikut sembilan tipe guru yang dibutuhkan Indonesia supaya belum dewasa bangsa semakin maju ibarat yang lansir dari idntimes.com (26/10/16).

1. Tipe guru yang gampang beradaptasi

Perubahan ialah hal yang niscaya terjadi. Oleh alasannya ialah itu, guru juga punya kewajiban untuk selalu mengevaluasi posisi dan metode yang diadopsi dalam mendidik. Jika 10 tahun kemudian membentak dan memukul mungkin merupakan sesuatu yang wajar. Tapi, kini cara-cara itu tidak efektif dan guru bisa diproses aturan bila siswa tidak terima.

2. Tipe guru yang menghargai perbedaan pendapat

Dulu hafalan ialah salah satu ukuran kesuksesan seorang siswa. Kita tidak terbiasa berpikir kritis dan berani menunjukkan pendapat yang berbeda. Jika diantara lima siswa, sangat normal bila ada lima pendapat berbeda. Ini juga yang akan membuat mereka lebih toleran terhadap perbedaan.

3. Tipe guru yang kritis dalam mendapatkan informasi

Guru perlu membiasakan siswa supaya mereka melaksanakan refleksi apakah sebuah warta itu benar. Seringkali alasannya ialah tuntutan untuk selalu cepat dalam tetapkan sesuatu, kita melompati proses-proses yang diharapkan untuk mencerna informasi. Akibatnya, kita malah turut berbagi kebohongan.

4. Tipe guru yang bisa berkolaborasi

Guru bukanlah orang paling tahu wacana semua hal di dunia ini. Berangkat dari fakta tersebut para guru bisa mengajari siswa bahwa mereka bisa mencar ilmu dari siapapun dan dimanapun. Pelajaran bisa diambil dari cerita-cerita orangtua, tukang kebun sekolah maupun ibu penjaga kantin.

5. Tipe guru yang bisa berinovasi

Guru masa kini wajib membuat sebuah lingkungan dimana penemuan dan kreativitas itu dihargai, bahkan didukung. Di masa depan, para siswa harus bisa membuat hal-hal yang bisa berkontribusi dalam penyelesaian kasus bukan melalui tindakan kekerasan, melainkan cara-cara kreatif dan out-of-the-box.

6. Tipe guru pemimpin

Guru yang punya jiwa kepemimpinan bisa menghipnotis orang lain secara aktual untuk membuat progres di area-area tertentu. Pengaruh tersebut tidak hanya kepada siswa, tapi juga metode pengajaran, kurikulum, sampai keorganisasian.

7. Tipe guru pendongeng

Sekarang, untuk membuat siswa bersemangat, guru perlu mencar ilmu menjadi pendongeng yang baik dan membiarkan anak didik berimajinasi. Jangan membuang waktu dengan mengajar di depan kelas, tapi siswa-siswa merasa bosan dan malah tidak mendapatkan ilmu apapun. Menulis di papan tulis atau mendengarkan ceramah ialah cara-cara lama.

8. Tipe guru perancang

Belajar tidak harus dilakukan di dalam kelas dengan buku dan alat tulis di atas meja. Siswa bisa mencar ilmu di luar ruangan. Gunakan metode yang paling tidak membuat mereka tidak bosan selalu melihat dinding-dinding kelas.

9. Tipe guru seniman

Guru yang baik ialah seorang seniman. Maksudnya, sebagai pendidik, guru harus terus mengasah kemampuan untuk menjalankan profesi mulia ini. Guru dan siswa bisa sama-sama mencar ilmu untuk kemajuan pendidikan.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

√ Guru Kini Pilih Ceramah Padahal Banyak Metode

Guru Sekarang Pilih Ceramah Padahal Banyak Metode √ Guru Sekarang Pilih Ceramah Padahal Banyak Metode
Guru kini itu terlalu menikmati cara mengajar dengan metode ceramah padahal banyak metode lain.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan akan menerapkan pendidikan abjad di seluruh Indonesia. Guru dibutuhkan bisa menerapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi. Tujuannya untuk membangun abjad siswa didik.

"Guru kini itu terlalu menikmati cara mengajar dengan metode ceramah padahal banyak metode lain yang bisa dipakai," kata Mendikbud, dalam siaran persnya, Senin (7/11/2016)

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mencontohkan, contohnya dengan metode role model maupun role playing. Untuk memperkuat abjad siswa guru bisa mencontohkan simulasi dagang atau perbankan.

"Di situ nanti siswa ada yang jadi manager, ada yang jadi peminjam uang. Makara secara automatis mereka berguru cara matematika dengan menghitung uang, ada pendidikan kejujuran, kecermatan dan berani mengambil resiko, itulah yang dimaksud pendidikan karakter," ujarnya.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga mengatakan, Lembar Kerja Siswa (LKS) akan dihapuskan sebab tidak banyak memperlihatkan nilai tambah bagi siswa. Selain itu, siswa juga tidak akan banyak dibebani oleh pekerjaan rumah (PR).

Baca juga: Hasil Penelitian Menyebutkan Anak SD Tak Perlu PR

"Karena setiap murid mempunyai kemampuan berkembang sendiri-sendiri, itu tidak bisa disama ratakan dengan LKS," kata Muhadjir.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Sunday, September 24, 2017

√ Cara Jepang Memandang Guru Yang Harus Ditiru Indonesia

Cara Jepang Memandang Guru yang Harus Ditiru Indonesia √ Cara Jepang Memandang Guru yang Harus Ditiru Indonesia
Doktor mengajar bawah umur SD juga menunjukkan bahwa guru sudah menjadi profesi yang serius.
Jepang menilai guru sebagai profesi yang sangat penting dan berharga alasannya bertugas mendidik anak bangsa. Di sana,profesi guru sudah tertata dengan baik. Indonesia dinilai perlu mencontoh Jepang dalam memandang profesi guru.

Di Jepang yang mengajar anak-anak SD bukan lulusan S1 tapi doktor. Ini menunjukkan mereka sangat serius menganggap profesi guru dan mereka sadar pendidikan dini itu sangat penting alasannya pertumbuhan otak anak terjadi antara usia antara 0 hingga 10 tahun.

Doktor mengajar bawah umur SD juga menunjukkan bahwa guru sudah menjadi profesi yang serius makanya harus profesional. Di sana guru sudah menyerupai profesi dokter atau pengacara, artinya orang yang sangat hebat dan kompeten di bidangnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi X dewan perwakilan rakyat RI, Ferdiansyah, ini jauh berbeda dengan di Indonesia. Umumnya, kata ia di Indonesia orang mau jadi guru jikalau tak diterima menjadi PNS atau kerja di bank.

"Ibaratnya di Indonesia orang mau jadi guru daripada nganggur. Padahal seharusnya jadi guru itu bukan pekerjaan alternatif alasannya harus dilakukan oleh orang profesional," kata Ferdiansyah yang kutip dari Republika (16/12/16).

Menjadi guru itu tak sekadar mengajar. Seorang guru harus menguasai pedagogik makanya pendidikannya harus keguruan, tidak menyerupai ketika ini siapa saja dapat jadi guru tak peduli lulusan fakultas apa.

Ferdiansyah menyampaikan harus ada kepastian jenjang karirnya. Selain itu juga harus ada konsep pengembangan karir guru yang jelas.Dengan adanya jenjang karir guru maka nanti ada kategori guru. Misalnya guru kelas a, b, c, d, e, dan f.

Baca: Tunjangan Profesi Guru Diberikan Sesuai Capaian Prestasi

"Kelas ini berkaitan dengan kesejahteraan guru. Tidak menyerupai sekarang, guru mau rajin, guru mau malas proteksi profesinya sama Rp 2 juta padahal harus dibedakan sesuai dengan kualitasnya." kata Ferdiansyah.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Saturday, September 23, 2017

√ Ini Model Pembelajaran Periode 21, Active Learning

Inilah Manfaat Model Pembelajaran Active Learning √ Ini Model Pembelajaran Abad 21, Active Learning
Active learning merupakan model pembelajaran periode 21 yang sangat bermanfaat untuk menggali potensi dan kecerdasan siswa.
United States Agency for International Development (USAID) Prioritas terus melaksanakan upaya pengembangan sistem pembelajaran aktif (active learning) ke aneka macam forum pendidikan pada beberapa kabupaten/kota. di Indonesia.

"Active Learning adalah pembelajaran berkelas dunia, kita terus berupaya semoga sistem itu sanggup diadopsi oleh semua forum pendidikan," kata Juru Bicara USAID Prioritas Erix Hutasoit yang lansir dari Okezone (01/01/17).

Menurutnya, active learning merupakan model pembelajaran periode 21 yang sangat bermanfaat untuk menggali potensi dan kecerdasan penerima didik secara lebih maksimal dan siswa semoga berguru menjadi lebih aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

Baca juga: Langkah-langkah Pelaksanaan Mix Learning

Sebagai orangtua dan anggota masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Guru menjadi kunci keberhasilan berguru anak. Semakin baik keterampilan guru mengajar, semakin baik pula mutu pembelajaran yang diberikan.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

√ Guru Yang Baik Mendidik Anak Dengan Hati

Guru yang Baik Mendidik Anak dengan Hati √ Guru yang Baik Mendidik Anak dengan Hati
Dalam proses pembelajaran, pendidik memperlihatkan keteladanan.
Untuk mencapai pendidikan yang sukses, proses pembelajaran diselenggarakan sedemikian rupa sehingga terasa hidup, memotivasi, inspiratif, menyenangkan, interaktif dan menantang. Pembelajaran juga harus memberi ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian akseptor didik sesuai bakat, minat, perkembangan fisik serta psikologisnya.

Baca juga: Menjadi Guru Yang Baik Demi Generasi Lebih Baik

Demikian disampaikan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Prof Dr H Arief Rachman MPd dalam Parenting Class di Yogyakarta. Menurut Arief, guru yang baik ialah yang bisa membina akseptor didik dengan hati. Sehingga guru tidak hanya melaksanakan transfer ilmu, namun mendidik siswa menjadi langsung dengan huruf mulia.

"Dalam proses pembelajaran, pendidik memperlihatkan keteladanan," kata Arief yang kutip dari Kedaulatan Rakyat (11/01/17).

Dalam contoh asuh yang sehat, sikap guru dan orangtua ialah mengarahkan, memberi pedoman, berhubungan dengan anak dan membimbingnya. Dengan begitu anak mempunyai daerah bertanya, merasa diharapkan sehingga akan hormat kepada orangtua. Guru dan orangtua harus mengenali potensi kecerdasan anak mencakup potensi perasaan, akal, sosial dan jasmani.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Monday, September 18, 2017

√ Kiprah Guru Menciptakan Karya Ilmiah Akan Dihapus

Mendikbud akan menghapus kiprah karya ilmiah untuk guru sebab banyak kecurangan √ Tugas Guru Membuat Karya Ilmiah Akan Dihapus
Sekarang banyak orang yang menjahit karya ilmiah untuk guru.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyoroti banyaknya agresi kecurangan yang terjadi di sekolah-sekolah. Ia mencontohkan kewajiban untuk membuat karya ilmiah yang harus diselesaikan oleh guru. Menurutnya, segala potensi yang menyebabkan kecurangan itu harus dihapus.

"Dihapuskan saja lah itu yang bikin guru-guru tidak jujur," kata yang kutip dari Kompas (29/03/17).

Saat diskusi uji publik RUU Sistem Perbukuan Nasional 2017 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu, Mendikbud menyampaikan tugas-tugas itu hanya menciptakan guru melaksanakan kecurangan. Salah satunya ialah dengan melaksanakan plagiasi terhadap karya yang sudah ada.

"Sekarang banyak orang yang menjahit karya ilmiah untuk guru," terang mantan Rektor UMM.

Ke depan, pihaknya berencana menghapus segala kiprah ilmiah yang menciptakan guru melaksanakan kecurangan. Pihaknya hanya akan menerapkan satu kiprah yang harus dikerjakan secara ilmiah. Yakni menciptakan laporan action research lalu melaporkan secara ilmiah yang sudah dilakukan dengan didukung oleh dokumen-dokumen ilmiah.

Baca juga: Naik Pangkat Guru Wajib Memiliki Publikasi Ilmiah

Kejujuran dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan. Generasi yang akan tiba tergantung dengan kondisi dikala masih di sekolah. Pihaknya yakin jikalau sekolah-sekolah dibersihkan dari praktik kecurangan itu akan menambah generasi yang jauh lebih baik. Tidak hanya itu, upaya untuk menghapus praktik korupsi yang masih menjangkiti Indonesia harus dimulai dari dunia pendidikan.

"Saya pikir jikalau ingin membersihkan koruptor, harus dimulai dari sekolah dengan menghilangkan kecurangan," kata Mendikbud.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Sunday, September 17, 2017

√ Petunjuk Pengisian Blangko Ijazah Sd Terbaru 2017

Petunjuk teknis atau pedoman pengisian blangko ijazah untuk tingkat SD tahun pelajaran  √ Petunjuk Pengisian Blangko Ijazah SD Terbaru 2017
Buku Pedoman Pengisian Blangko Ijazah Tahun Pelajaran 2016/2017
Petunjuk teknis (Juknis) penulisan ijazah atau pedoman pengisian blangko ijazah satuan pendidikan dasar tahun pelajaran 2016/2017 telah dirilis oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dalam Buku Pedoman Pengisian Blangko Ijazah Tahun Pelajaran 2016/2017 diatur petunjuk umum dan petunjuk khusus sebagai contoh penulisan ijazah untuk tingkat SD.

Baca juga: Bukan Ijazah, Usia Kaprikornus Syarat Utama Masuk SD

Terdapat tiga jenis ijazah yaitu; ijazah untuk sekolah yang memakai Kurikulum 2006, ijazah untuk sekolah yang memakai Kurikulum 2013, dan ijazah untuk satuan pendidikan kerjasama (SPK). Perbedaan tersebut terletak pada Daftar Nilai yang terletak di halaman belakang dan arahan blangko yang terletak di halaman muka. Contoh Kode Blangko Kode Keterangan DN-01 Ma/13 0000001 Kurikulum 2013 dan DN-01 Ma/06 0000001 Kurikulum 2006.

Selengkapnya petunjuk teknis atau pedoman pengisian blangko ijazah untuk tingkat SD tahun pelajaran 2016/2017 dari Balitbang Kemendikbud sanggup did0wnl0ad di tautan berikut ini:


Petunjuk khusus pengisian blangko ijazah dibagi dalam petunjuk pengisian balngko ijzah halaman depan dan dan halaman belakang. Halaman depan berisi wacana petunjuk penulisan nama Kepala Sekolah, nama siswa, orang tua, tanggal lahir, pengisian nomor induk siswa nasional pemilik ijazah, dan sebagainya.

Sedangkan halaman belakang ijazah memuat nilai siswa, dan identitas siswa. Pengisian nilai rata-rata rapor untuk tingkat SD diambil dari rata-rata nilai semester 7, 8, 9, 10, dan 11. Gabungan nilai rata-rata rapor dengan nilai ujian sekolah yang perbandingannya ditentukan oleh dinas pendidikan provinsi.

Ijazah ditulis tangan dengan abjad kapital yang baik, benar, jelas, rapi, gampang dibaca, dan higienis dengan memakai tinta warna hitam yang tidak gampang luntur dan tidak gampang dihapus. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah dihentikan dicoret, ditimpa, atau di tipe-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Saturday, September 16, 2017

√ Kriteria Kenaikan Kelas Dan Kelulusan Siswa Sd

-Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Siswa SD √ Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Siswa SD
Berikut kriteria kenaikan kelas dan kriteria kelulusan siswa SD sesuai Panduan Penilaian untuk SD.
Setiap selesai tahun pelajaran, guru selalu disibukkan dengan nilai raport siswa. Guru akan menyeleksi, siswa siswi yang pantas naik kelas dan yang tidak pantas naik kelas. Bagi yang naik kelas, tentu alasannya alasannya nilai atau prestasi yang baik. Lalu, bagaimana dengan siswa yang tidak naik kelas? Tentu juga punya alasan tersendiri. Berikut kriteria kenaikan kelas dan kriteria kelulusan siswa SD sesuai Panduan Penilaian di SD yang disusun Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kriteria Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas siswa ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan banyak sekali aspek yang telah disepakati oleh seluruh warga satuan pendidikan, ibarat minimal kehadiran, ketaatan pada tata tertib, dan peraturan lainnya yang berlaku di satuan pendidikan tersebut. Siswa dinyatakan tidak naik kelas apabila hasil mencar ilmu dari paling sedikit 3 (tiga) mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan keterampilan belum tuntas dan/atau sikap belum baik.

Baca juga: Siswa SD Tidak Naik Kelas, Sistem Pendidikan Tidak Konsisten

Siswa diupayakan mengikuti proses pembelajaran dan evaluasi yang maksimal. Oleh alasannya itu apabila ada siswa yang terpaksa harus tidak naik kelas, maka hal ini harus menjadi umpan balik bagi guru, sekolah, dan orangtua sehingga dibutuhkan semua siswa pada risikonya sanggup naik kelas.

Kriteria Kelulusan dari Satuan Pendidikan

Kelulusan dan kriteria kelulusan akseptor didik dari SD ditetapkan melalui rapat dewan guru. Siswa dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah sehabis memenuhi syarat berikut:

(1) Menyelesaikan seluruh aktivitas pembelajaran;

(2) Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik; dan

(3) Lulus Ujian Sekolah seluruh muatan/mata pelajaran.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Thursday, September 14, 2017

√ Kisi-Kisi Dan Soal Latihan Ukk Semester 2 Kelas 2

 ini akan dilaksanakan pada awal bulan Juni √ Kisi-Kisi dan Soal Latihan UKK Semester 2 Kelas 2
Kumpulan soal UKK atau UAS genap kelas 2 semester 2 sesuai kisi-kisi lengkap semua mata pelajaran.
Sesuai kalender pendidikan, Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) atau Ulangan Akhir Semester (UAS) Genap Semester 2 ini akan dilaksanakan pada awal bulan Juni. Jadwal pelaksanaan UKK untuk jenjang SD (SD) dan sederajat secara serentak ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Semua materi pelajaran yang telah dipelajari akan dijadikan materi penyusunan kisi-kisi soal UKK kelas 2 (tiga).

Baca juga: Kumpulan Soal UKK Kelas 3 dan Kunci Jawaban

Hasil nilai ujian final semester 2 ini akan menjadi salah satu evaluasi rapor untuk kenaikkan ke kelas berikutnya bagi siswa kelas 2 SD/MI. Selain itu, juga memperhitungkan nilai ulangan harian (UH), nilai tugas, dan nilai Ulangan Tengah Semester (UTS). Berikut yaitu kumpulan soal UKK atau UAS genap kelas 2 semester 2 lengkap semua mata pelajaran yang sanggup did0wnl0ad melalui tautan ini:

* KISI-KISI SOAL UKK PKn KELAS 2 SD/MI

* SOAL UKK UAS SEMESTER 2 PKn KELAS 2 SD/MI

* KISI-KISI SOAL UKK B. INDONESIA KELAS 2 SD/MI

* SOAL UKK UAS SEMESTER 2 B. INDONESIA KELAS 2 SD/MI

* KISI-KISI SOAL UKK MATEMATIKA KELAS 2 SD/MI

* SOAL UKK UAS SEMESTER 2 MATEMATIKA KELAS 2 SD/MI

* KISI-KISI SOAL UKK IPA KELAS 2 SD/MI

* SOAL UKK UAS SEMESTER 2 IPA KELAS 2 SD/MI

* KISI-KISI SOAL UKK IPS KELAS 2 SD/MI

* SOAL UKK UAS SEMESTER 2 IPS KELAS 2 SD/MI

Semua soal UKK untuk semua mata pelajaran Kelas 2 SD/MI disusun sesuai dengan kisi-kisi dan disertai dengan kunci jawaban. Dengan mempunyai banyak soal atau bank soal latihan ujian final semester maka akan lebih gampang mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian kenaikan kelas pada tahun ini. Dengan begitu, mereka sanggup mendapat nilai yang maksimal, yang hasil kesudahannya sanggup naik ke kelas 3.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Monday, September 11, 2017

√ Aplikasi Kkm Kelas Sd/Mi Kurikulum 2013 Terbaru

 Salah satu kelengkapan dalam proses pembelajaran yang harus dibentuk guru √ Aplikasi KKM Kelas SD/MI Kurikulum 2013 Terbaru
Aplikasi KKM Kurikulum 2013 Untuk SD/MI.
Kurikulum 2013 (K-13) pada tahun pelajaran 2017/2018 mulai kembali diterapkan pada kelas 1, 2, 4, dan 5 Sd/MI. Salah satu kelengkapan dalam proses pembelajaran yang harus dibentuk guru, khususnya guru kelas yaitu Ketuntasan Minimal (KKM).

KKM yaitu kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai ketuntasan. Dengan Kurikulum 2013, guru sanggup lebih leluasa dalam menentukan nilai KKM. KKM mengatakan persentase tingkat pencapaian kompetensi yang dinyatakan dengan angka.

Setelah KKM setiap muatan/mata pelajaran ditentukan, KKM satuan pendidikan sanggup ditetapkan dengan menentukan KKM yang terendah dari seluruh KKM muatan/mata pelajaran. Untuk menentukan rentang predikat diperoleh dengan membagi tiga.

Hal-hal yang dipertimbangkan dalam menentukan KKM Kurikulum 2013 untuk jenjang SD/MI adalah: Kompleksitas, Daya Dukung, Intake (Kemampuan Siswa). KKM untuk kelas 4 SD sesuai dengan Kurikulum 2013 terbaru sanggup did0wnl0ad melalui tautan berikut ini.


Aplikasi KKM Kurikulum 2013 untuk SD/MI ini sangat bermanfaat bagi rekan guru dalam menentukan KKM K-13 secara gampang di sekolah, Aplikasi KKM ini berformat excel sehingga sangat gampang dalam penggunaan, telah terpetakan KD dalam mata pelajaran.

Guru sanggup mengubah atau menyusun kembali KKM sesuai dengan tema. Selanjutnya, sekolah harus melaksanakan sosialisasi KKM semoga warta sanggup diakses dengan gampang oleh siswa dan orang tuanya, alasannya yaitu mereka berhak untuk mengetahui.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Saturday, September 9, 2017

√ Menerapkan Model Pembelajaran 'Memancing' Di Sd

Permainan ini mengakibatkan antusiame yang tinggi √ Menerapkan Model Pembelajaran 'Memancing' di SD
Permainan ini mengakibatkan antusiame yang tinggi, alasannya ialah siswa diajak bermain sekaligus belajar.
Pembelajaran Matematika di SD kebanyakan dilakukan secara konvensional yang monoton, yaitu memperlihatkan kertas soal. Akibatnya siswa bosan, malas dan pada jadinya mengerjakan kiprah dengan asal-asalan. Salah satu model pembelajaran matematika yang sanggup diterapkan guru ialah dengan permainan memancing. Model pembelajaran ini sangat gampang dilakukan dan mengakibatkan antusiame yang tinggi, alasannya ialah siswa diajak bermain sekaligus belajar. Soal matematika yang awalnya membosankan menjadi terasa menyenang.

Permainan memancing soal matematika dibentuk dengan cara sederhana dan bahan-bahan yang gampang didapat. Seperti magnet yang sanggup dibeli toko-toko permainan, kertas kosong yang telah dipotong kecil-kecil menjadi segi empat, segitiga, bulat atau bentuk apapun. Pada kertas tersebut ditulisi soal-soal matematika yang bervariasi modelnya, ibarat bentuk soal matematika contohnya 2×6:3 dan soal cerita.

Peralatan lain berupa peniti yang dipakai untuk mengkaitkan soal, benang yang ujungnya diikat dengan magnet, dan sapu lidi yang dipakai sebagai kail. Jumlah kail sanggup diadaptasi dengan jumlah siswa. Proses pembelajaran matematika dengan permainan memancing soal sangat gampang dilakukan oleh guru dan siswa, ibarat halnya memancing ikan di bak atau di laut. Berikut langkah-langkahnya ibarat yang ditulis oleh Sri Yuniati, S.Kom, Guru SD Muhammadiyah Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah.

Pertama, yang perlu dilakukan ialah guru membuat batas bak (bisa memakai tali rapia) lalu letakan soal-soal di tengah dengan cara disebar.

Kedua letakan kail di samping batas kolam.

Ketiga berikan pengarahan wacana peraturan yang harus ditaati pada dikala permainan memancing soal dimulai. Peraturannya ialah sebagai berikut:


  • Siswa tidak boleh masuk ke dalam pembatas kolam, siswa hanya diperbolehkan memancing di luar pembatas kolam.
  • Siswa mengambil kail di tepi kolam.
  • Siswa hanya boleh mengambil satu soal setiap kali memancing, bila terpancing lebih dari satu soal maka harus dikembalikan ke bak soal lagi lalu dipancing kembali.
  • Setelah mendapat satu soal, kail diletakan di tepi bak lalu siswa mengerjakan soal yang didapat.
  • Setelah soal selesai dikerjakan, soal tersebut dikembalikan lagi ke bak sebelum mengambil kail untuk memancing.
  • Apabila siswa mendapat soal yang sudah pernah dikerjakan maka dikembalikan lagi ke kolam, lalu memancing lagi untuk soal yang lain.
  • Begitu seterusnya hingga waktu yang telah ditentukan habis.
  • Semakin cepat siswa mengerjakan soal maka semakin sering siswa tersebut memancing soal.


Keempat ialah tahap evaluasi.


  • Guru mengumpulkan kembali siswa dan menanyakan jumlah soal yang sanggup dikerjakan.
  • Guru mengoreksi hasil menghitung siswa lalu diumumkan siapa yang paling banyak mengerjakan soal.
  • Siswa yang paling banyak mengerjakan soal dan benar diberikan hadiah contohnya bintang prestasi.

Model pembelajaran dengan cara permainan memancing soal memperlihatkan banyak manfaat. Siswa lebih antusias, terbukti dengan meningkatnya jumlah soal yang sanggup dikerjakan dalam waktu yang lebih singkat dibanding pada dikala pembelajaran konvensional. Selain siswa menjadi lebih ceria dan aktif, model pembelajaran ini juga sanggup membuat persaingan yang sehat antar siswa yang secara tidak eksklusif muncul dari permainan tersebut.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Thursday, September 7, 2017

√ 7 Negara Dengan Honor Guru Sd Tertinggi Di Dunia

 Negara dengan Gaji Guru SD Tertinggi di Dunia √ 7 Negara dengan Gaji Guru SD Tertinggi di Dunia
7 negara dengan honor guru SD paling tinggi di dunia.
Mungkin masih banyak yang menganggap guru SD (SD) sebagai pekerjaan yang terlihat sepele. Guru SD yaitu pekerjaan rumit, selain mengajar guru juga harus mempunyai kemampuan mendidik. Keberhasilan tingkat pendidikan selanjutnya berawal dari sini.

Hasil survei Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) tahun 2017 menunjukkan negara yang menawarkan besaran honor terbesar bagi individunya yang bekerja sebagai guru SD. Survei itu dilakukan pada 47 negara termasuk Indonesia.

Besaran honor yang tercatat di sini merupakan jumlah pendapatan khusus guru yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Angka ini juga merupakan rentang pendapatan maksimal yang bisa didapat selama seorang individu berkarier sebagai guru SD.

Berikut 7 negara dengan gaji guru SD paling tinggi di dunia, yang lansir dari Business Insider (12/12/17)

1. Luksemburg

Gaji guru: US$ 137 ribu atau Rp 1,8 miliar per tahun
Ekuivalen: Rp 154 juta per bulan

2. Swiss

Gaji guru: US$ 92 ribu atau Rp 1,2 miliar per tahun
Ekuivalen: Rp 103 juta per bulan

3. Jerman

Gaji guru: US$ 75 ribu atau Rp 1,01 miliar per tahun
Ekuivalen: Rp 84 juta per bulan

4. Korea Selatan

Gaji guru: US$ 75 ribu atau Rp 1,01 miliar per tahun
Ekuivalen: Rp 84 juta per bulan

5. Amerika Serikat

Gaji guru: US$ 67 ribu atau Rp 904 juta per tahun
Ekuivalen: Rp 75 juta per bulan

6. Austria

Gaji guru: US$ 66 ribu atau Rp 891 juta per tahun
Ekuivalen: Rp 74 juta per bulan

7. Belanda

Gaji guru: US$ 66 ribu atau Rp 891 juta per tahun
Ekuivalen: Rp 74 juta per bulan

*) perkiraan rupiah 13.505 per dolar Amerika Serikat
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Wednesday, September 6, 2017

√ Rendahnya Literasi Disebabkan Guru Malas Membaca

Literasi Rendah Disebabkan Guru Malas Membaca √ Rendahnya Literasi  Disebabkan Guru Malas Membaca
Guru-gurunya sendiri malas membaca, jadi bagaimana dapat dipraktikkan siswa.
Banyak guru yang malas membaca menjadi salah satu penyebab tingkat literasi Indonesia tergolong rendah. Hal ini dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia Satriawan Salim.

"Guru-gurunya sendiri malas membaca, jadi bagaimana dapat dipraktikkan siswa," kata Satriawan yang kutip dari Tempo (26/12/17).

Dalam Program Penilaian Pelajar Internasional (Program for International Student Assessment/PISA), dari 69 negara, pencapaian siswa-siswi Indonesia untuk sains, membaca, dan matematika masih menempati peringkat 62, 61, dan 63.

Menurut Satriawan, kurangnya kemudahan buku menjadi penyebab guru malas membaca. Akibatnya, hal itu menjadi pola jelek bagi para siswa. Akses literasi guru dan siswa jauh dari sempurna. Selain itu, konten buku pelajaran yang tidak berkualitas juga masih jadi penyebab anjloknya pendidikan di Indonesia.

Untuk mengatasi masalahan tersebut, FSGI merekomendasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggalakkan kegiatan literasi bagi para guru. Kemendikbud juga diminta memfasilitasi buku-buku berkualitas untuk para guru dan murid.

Terkait dengan permasalahan konten buku, FSGI meminta Kementerian lebih memperketat pengawasan terhadap konten buku pelajaran. Sehingga buku yang diedarkan kepada para siswa mempunyai isi yang berkualitas tanpa konten kekerasan, p0rn*grafi, dan radikalisasi.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Tuesday, September 5, 2017

√ Guru Sd Non-Pns Akan Sanggup Insentif Setara Umr

Untuk meningkatkan kesejahteraan guru non √ Guru SD Non-PNS Akan Dapat Insentif Setara UMR
Untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-PNS akan berikan insentif setara UMR.
Untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan non pegawai negeri sipil (non-PNS) sudah dilakukan dengan memperlihatkan insentif. Ini bentuk kesepakatan Disdik Kota Malang yang tak melulu memperhatikan kesejahteraan guru-guru yang berstatus PNS. Guru-guru dan tenaga kependidikan non-PNS pun mendapatkan perhatian yang sama.

Untuk tahun 2018 ini, besaran yang ditetapkan disdik memang masih Rp 500 ribu. Tapi, khusus guru dan tenaga kependidikan non-PNS pada jenjang SMP, mereka sanggup mendapatkan insentif setara UMR sebesar Rp 2,3 juta dipotong pajak. Hal serupa juga akan diterapkan kepada guru-guru dan tenaga kependidikan non-PNS pada jenjang sekolah dasar (SD).

”Rencananya kami berlakukan 2019. Kami samakan dengan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM yang kutip dari Radar Malang (02/02/18).

Baca: Kriteria Guru Penerima Insentif dari Pemerintah

Sejak 2015 disdik sudah meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan non-PNS dengan memperlihatkan insentif sebesar Rp 200 ribu per bulan naik menjadi Rp 250 ribu per bulan. Honor atau insentif itu mereka terima selama 12 bulan. Tahun berikutnya, insentif guru non-PNS naik signifikan, dari Rp 250 ribu per bulan menjadi Rp 500 ribu per bulan.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Monday, September 4, 2017

√ Buku Jurnal Mengajar Kelas 1 Sd Kurikulum 2013

Salah satu kelengkapan manajemen kelas yang harus dimiliki guru yaitu jurnal mengajar. Buku jurnal berisi beberapa catatan evaluasi sikap akseptor didik selama pembelajaran dilaksanakan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan sebagainya. Jurnal kelas ini berkhasiat untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran setiap harinya.

Jurnal pembelajaran merupakan bab dari indikator dari subkompetensi profesional yang harus dimiliki oleh setiap guru. Nantinya jurnal pembelajaran tersebut bertujuan untuk menyebarkan keprofesian dan merupakan salah satu bukti yang menggambarkan kinerja seorang guru, di mana jurnal pembelajaran berfungsi untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran.

Sedikit terdapat perbedaan format buku jurnal pembelajaran kelas 1 Kurikulum 2013 (K13) dengan kurikulum sebelumnya. Pada jenjang kelas 1 SD, Kurikulum 2013 dilaksanakan dengan pendekatan tematik terpadu. Setiap hari guru melakukan pembelajaran semoga akseptor didik menguasai kompetensi dasar sesuai dengan indikator yang diharapkan.

Lihat: Buku Jurnal Mengajar Kelas 2 SD Kurikulum 2013

Berikut buku jurnal pelaksanaan pembelajaran untuk kelas 1 SD semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yang sanggup diunduh melalui tautan berikut ini:




Siapkan peralatan tempur sebelum berperang, begitupun guru juga harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang gunanya untuk melancarkan proses pembelajaran. Dengan mempunyai buku jurnal pelaksanaan pembelajaran untuk kelas 2 SD semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yang berformat excel, akan memudahkan guru melengkapi manajemen kelas.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Saturday, August 26, 2017

√ Dilarang Lagi Ada Moratorium Penerimaan Guru

Tidak Boleh Lagi Ada Moratorium Penerimaan Guru √ Tidak Boleh Lagi Ada Moratorium Penerimaan Guru
Sekali dimoratorium, dampaknya luar biasa. Guru mempunyai tugas sangat penting.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyatakan dikala ini masih ada 736 ribu guru honorer di Indonesia. Dengan rujukan pengangkatan guru melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dibagi 2 yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dihentikan lagi ada moratorium penerimaan guru.

“Kita berharap tahun depan sudah ada PPPK guru. Perlu diingat bahwa dihentikan lagi ada moratorium guru lantaran setiap tahun harus mengangkat guru mengganti yang pensiun, menambah jumlah kapasitas lantaran ada sekolah baru, ruang kelas baru, peserta didik baru, serta ada guru meninggal dunia maupun mengundurkan diri,” terang Mendikbud.

Ditambahkan, bergotong-royong guru honorer ialah guru pengganti pensiun. Akan tetapi guru pensiun tidak pernah diganti lantaran ada moratorium sehingga dihentikan mengangkat guru. Akhirnya kepala sekolah memutuskan mengangkat guru honorer dengan honor dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Padahal BOS untuk operasional sekolah, bukan untuk honor guru.

Perlu Keppres Melarang Moratorium Rekrutmen Guru

Mantan Rektor Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) itu mengatakan, perlu ada keputusan presiden (Keppres) yang mengatur wacana penggantian guru PNS. Selama ini tidak ada pengaturan terperinci sehingga jumlah kebutuhan guru dalam 10 tahun terakhir meningkat. Karena itu, beliau berharap jangan ada lagi moratorium rekrutmen guru PNS.

Sekali dimoratorium, dampaknya luar biasa. Guru mempunyai tugas sangat penting. Ketika kebutuhan guru tidak terjaga akan berdampak luas pada proses berguru mengajar. Dengan desentralisasi, pemerintah pusat tidak mempunyai banyak kekuatan melaksanakan penataan guru. Itu sebabnya, Kemendikbud butuh penguatan kewenangan dalam melaksanakan tata kelola guru dalam bentuk Keppres.

Baca juga: Kemendibud Gunakan Zonasi untuk Menata Guru

"Keppres sangat diharapkan untuk mengatur duduk perkara pendidikan terutama guru. Kalau 70 persen urusan guru dapat dituntaskan, maka selesai duduk perkara pendidikan. Karena pendidikan di Indonesia itu sangat tergantung pada guru," kata Mendikbud Muhadjir yang kutip dari JPNN (13/12/18).

Dia menambahkan, tata kelola guru akan lebih gampang kalau urusan distribusi, mutasi, diserahkan ke pusat. Sedangkan pengelolaan anggaran (gaji guru dan lainnya) biarkan diurus daerah.

Perlunya Keppres yang melarang moratorium rekrutmen guru juga didukung Ketum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi. Menurutnya, desentralisasi mengurangi power Kemendikbud dalam penataan guru. Pemerataan guru jadi sulit lantaran ada ego sektoral daerah.

"Masalah guru ada pada distribusi. Kalau redistribusi guru jalan, tidak akan ada kawasan yang kelebihan maupun kekurangan," kata Unifah.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Tuesday, August 15, 2017

√ Inilah Formasi Honor Guru Sd Tertinggi Di Dunia

Inilah Deretan Gaji Guru SD Tertinggi di Dunia √ Inilah Deretan Gaji Guru SD Tertinggi di Dunia
Dibandingkan dengan negara-negara yang sudah mempunyai kualitas pendidikan cukup baik, honor guru di Indonesia memang masih tertinggal jauh.

Dunia pendidikan Indonesia harus diakui masih menyimpan aneka macam duduk kasus yang harus segera diselesaikan. Mulai dari kurikulum, jumlah sekolah, hingga ketersediaan para tenaga pendidiknya.

Sebagai satria tanpa tanda jasa, guru juga mempunyai kasus yang hingga sekarang masih belum tutas. Kita masih sering mendengar nasib guru yang harus mengajar dengan honor yang relatif kecil. Sebut saja penghasilan gaji guru honorer yang dikabarkan hanya mendapatkan Rp450 ribu per bulan.

Upaya untuk memperbaiki honor guru di Indonesia memang terus dilakukan pemerintah. Dengan keinginan hidup para pendidik ini bisa lebih baik dengan honor yang sesuai.

Baca juga: Apakah Gaji Guru Pengaruhi Kualitas Pendidikan?

Dibandingkan dengan negara-negara yang sudah mempunyai kualitas pendidikan cukup baik, honor guru di Indonesia memang masih tertinggal jauh. Tentu saja itu berkaitan dengan kemampuan ekonomi negara dan tingkat kualitas pendidikan yang diminta.

Business Insider menyebut para guru di Lusemburg termasuk tenaga pendidik yang beruntung alasannya yakni menerima honor tertinggi di dunia. Hal ini didapat dari penelitian Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2017.

Gaji Guru SD Tertinggi

Berikut lima negara kawasan guru SD bisa menerima bayaran tinggi menurut skala honor tertinggi (top of pay scale) yang lansir dari Dream (28/02).

1. Luksemburg: US$122 ribu (Rp1,9 miliar)

2. Swiss: US$84 ribu (Rp1,18 miliar)

3. Korea Selatan: US$79 ribu (Rp1,1 miliar)

4. Jerman: US$72 ribu (Rp1 miliar)

5. Amerika Serikat (AS): US$68 ribu (Rp955 juta)

Perlu diperhatikan, angka itu yakni honor tertinggi yang sanggup dicapai. Jika dilihat dari honor awal, guru SD di Jerman menerima honor lebih tinggi dari Korsel. Namun, guru-guru di Korsel menikmati penambahan honor sesuai usang waktu mereka bekerja.

Gaji awal guru Korsel yakni sekitar US$28 ribu (Rp393 juta) dan itu lebih kecil dari guru di AS dan Jerman. Seiring berjalannya waktu menjabat honor mereka lebih tinggi dari dua negara itu menjadi US$79 ribu.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Sunday, August 13, 2017

√ Buku Jurnal Harian Mengajar K-13 Kelas 6 Semester 2

Download buku jurnal pelaksanaan pembelajaran harian untuk kelas  √ Buku Jurnal Harian Mengajar K-13 Kelas 6 Semester 2
Download buku jurnal pelaksanaan pembelajaran harian untuk kelas 6 SD semester 2 Kurikulum 2013.

Salah satu kelengkapan manajemen kelas yang harus dimiliki guru kelas 6 yakni jurnal mengajar. Buku jurnal mengajar harian berisi beberapa catatan evaluasi sikap akseptor didik selama pembelajaran dilaksanakan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan sebagainya. Jurnal kelas ini berkhasiat untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran setiap harinya.

Jurnal pembelajaran merupakan bab dari indikator dari subkompetensi profesional yang harus dimiliki oleh setiap guru kelas SD yang nantinya jurnal pembelajaran tersebut bertujuan untuk menyebarkan keprofesian dan merupakan salah satu bukti yang menggambarkan kinerja seorang guru, dimana jurnal pembelajaran berfungsi untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran.

Sedikit terdapat perbedaan format buku jurnal pembelajaran kelas Kurikulum 2013 (K13) dengan kurikulum sebelumnya. Pada jenjang kelas 6 SD, Kurikulum 2013 dilaksanakan dengan pendekatan tematik terpadu. Setiap hari guru melakukan pembelajaran biar akseptor didik menguasai kompetensi dasar sesuai dengan indikator yang dibutuhkan sesuai Kurikulum 2013.

Kelas 6 telah memakai Kurikulum 2013 dengan memakai pendekatan tematik terpadu. Setiap tema terdiri dari 3 subtema dan setiap subtema dilaksanakan sebanyak 6 pembelajaran dan di selesai subtema dilaksanakan evaluasi atau ulangan harian. Untuk kelas 6 sesuai Kurikulum 2013 terdapat 9 tema yang dibagi menjadi 5 tema untuk semester 1 dan 4 tema di semester 2.

Baca: RPP Kelas 6 Semester 2 Kurikulum 2013 Lengkap

Setiap pembelajaran kelas 6 mengandung lima muatan mata pelajaran, yakni PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan SBdP. Selain kompetensi pengetahuan, siswa juga harus menguasai kompetensi ketrampilan sesuai standar isi Kurikulum 2013. Sedangkan untuk mata pelajaran Matematika dan PJOK terpisah menjadi dari pembelajaran tematik, bangkit sendiri.

Berikut buku jurnal pelaksanaan pembelajaran harian untuk kelas 6 SD semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yang sanggup diunduh melalui tautan berikut ini:


Dengan buku jurnal yang sudah Anda d0wnl0ad melalui link di atas, Anda tidak perlu lagi repot mengisi buku jurnal mengajar harian dengan tulis tangan. Anda sanggup mengubahnya/mengeditnya sesuai kondisi sekolah. Buku jurnal mengajar harian kelas 6 semester 2 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru format file .doc tersebut sudah meliputi semua tema meliputi:

Kelas 6 Tema 6, Menuju Masyarakat Sejahtera
Kelas 6 Tema 7, Kepemimpinan
Kelas 6 Tema 8, Bumiku
Kelas 6 Tema 9, Menjelajah Angkasa Luar

Guru kelas 6 SD harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang gunanya untuk melancarkan proses pembelajaran. Dengan mempunyai buku jurnal pelaksanaan pembelajaran untuk kelas 6 SD semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru yang berformat .doc, akan memudahkan guru melengkapi manajemen kelas, sehingga guru sanggup lebih fokus pada proses pembelajaran.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Sunday, August 6, 2017

√ Guru Sd Pensiun Paling Banyak, Puncaknya Tahun 2022

 yang harus segera diantisipsi dengan melaksanakan perekrutan √ Guru SD Pensiun Paling Banyak, Puncaknya Tahun 2022
Sebanyak 85.650 guru akan pensiun di tahun 2022 yang harus segera diantisipsi dengan melaksanakan perekrutan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan sebanyak 85 ribu guru akan pensiun pada 2022. Oleh alasannya itu, Kemendikbud akan melaksanakan perekrutan guru secara bertahap biar tidak terjadi kekurangan guru di sekolah-sekolah.

"Guru pensiun paling banyak guru SD. Puncaknya tahun 2022, sebanyak 85.650 guru akan pensiun," Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Menurutnya perekrutan guru yang dilakukan akan memperhitungkan guru yang pensiun dan guru yang dikala ini masih aktif. Kemendikbud akan berhubungan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) biar perekrutan sanggup dilakukan secara terbuka.

Baca juga: Salah Merekrut Guru, Dampaknya Akan Dirasakan Puluhan Tahun

“Kami akan koordinasi dengan Menpan RB biar yang pensiun sanggup dipenuhi dari rekrutment terbuka, dengan koordinasi yang baik kita sanggup mampu yang terbaik juga,” kata Didik

Ia menyebutkan rekrutmen guru ditujukan untuk tiga pemenuhan. Pertama bagi pemenuhan kekurangan guru, kedua memenuhi alasannya adanya penambahan akses, dan ketiga alasannya memenuhi guru pensiun.

“Rekrutmen guru itu satu untuk memenuhi kekurangan guru, untuk memenuhi alasannya penambahan kanal jadi ada ruang kelas baru, sekolah baru, ketiga untuk memenuhi guru yang pensiun,” terang Didik.
Sumber http://www.sekolahdasar.net

Thursday, August 3, 2017

√ Lomba Karya Penemuan Pembelajaran (Inobel) Guru Sd Tahun 2019

Pedoman Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran  √ Lomba Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Guru SD Tahun 2019
Pedoman Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Bagi Guru SD (SD) Tingkat Nasional Tahun 2019.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Bagi Guru SD (SD) Tingkat Nasional Tahun 2019. Tema pada Lomba Inobel SD Tahun 2019 yakni "Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Abad 21 dan era Revolusi Industri 4.0". Melalui perlombaan Inobel Guru SD tahun 2019 ini, karya-karya penemuan pembelajaran yang terpilih sanggup dijadikan sebagai referensi bagi semua guru khususnya guru SD dalam peningkatan kualitas pembelajaran di SD.

Pendidikan kala 21 menuntut guru sebagai ujung tombak pendidikan pada setiap jenjang pendidikan di antaranya jenjang sekolah dasar (SD) untuk menghasilkan generasi yang literat, kompeten, dan berkarakter. Guru harus mempunyai kreativitas dalam menyebarkan pembelajaran yang inovatif sesuai dengan karakteristik akseptor didik dan bahan pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan akseptor didik dalam berpikir kreatif dan inovasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi.

Dukungan pemerintah dalam meningkatkan kreativitas dan penemuan guru khususnya guru SD diwujudkan melalui pelaksanaan Lomba Karya lnovasi Pembelajaran Guru SD. Inobel SD merupakan ajang kompetisi penemuan pembelajaran bagi guru SD sesuai dengan kekhasan pada jenjang SD, baik dalam hal pendekatan, model, strategi, metode, teknik, maupun media pembelajaran yang telah dikembangkan untuk memfasilitasi seluruh karakteristik akseptor didik termasuk anak berkebutuhan khusus.

Suatu penemuan yang sanggup membantu memecahkan permasalahan pembelajaran dibutuhkan sanggup meningkatkan kualitas proses dan bakteri berguru yang bermutu supaya akseptor didik sanggup menyebarkan potensinya dan menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan kala 21. Melalui perlombaan ini, karya­ karya penemuan pembelajaran yang terpilih sanggup dijadikan sebagai referensi bagi semua guru khususnya guru SD dalam peningkatan kualitas pembelajaran di SD.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) telah menerbitkan Pedoman Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Bagi Guru SD (SD) Tingkat Nasional Tahun 2019. Pedoman ini sebagai menjadi pola bagi panitia penyelenggara, guru, tim penilai/juri, SD (SD), dalam melakukan perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran bagi guru SD secara efektif dan efisien. Pedoman Inobel Guru SD tahun 2019 sanggup did0wnl0ad melalui link berikut ini:


Ruang lingkup perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Bagi Guru berisi wacana pengalaman pembelajaran terbaik yang merupakan hasil penemuan atau hal-hal gres serta pembaruan dalam model, pendekatan, strategi, metode, dan media pembelajaran untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran serta hasil berguru siswa. Tema Inobel Guru SD 2019 yakni "Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Abad 21 dan era Revolusi Industri 4.0" Hasil penemuan dituangkan dalam naskah yang dikirim secara online ke https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id
Sumber http://www.sekolahdasar.net