Showing posts with label Teknik. Show all posts
Showing posts with label Teknik. Show all posts

Monday, April 2, 2018

√ Teknik Pembelajaran Teknologi Warta Dan Komunikasi

 para siswa tidak hanya dibutuhkan bisa mempergunakan alat √ Teknik Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi

Di dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi, para siswa tidak hanya dibutuhkan bisa mempergunakan alat-alat dari teknologi tersebut namun juga mereka diperkenalkan mengenai sejarah, etika, teknik pengembangannya.

Di sekolah kita sudah tersedia teknologi informasi dan komunikasi tersebut – baik yang dimiliki secara kolektif oleh sekolah ataupun dimiliki secara pribadi oleh guru. Dalam pengenalan, penggunaan atau pun mengembangan TIK, guru mesti menyeimbangkan antara pembelajaran teoritis dan praktek. Materi yang bersifat teori dilarang ditinggalkan untuk memperbanyak praktek mencar ilmu ataupun sebaliknya. Kedua bahan (teori dan praktek) mestinya tetap seimbang.

Jika pembelajaran TIK lebih banyak praktek, siswa menjadi kurang mengenai wawasan mengenai apa dan bagaimana TIK itu sendiri. Sebaliknya, apabila lebih banyak praktek, siswa mungkin bisa mempergunakan dan mengoperasikan teknologi tersebut namun tidak mempunyai wawasan yang cukup wacana apa dan bagaimana dasar mempergunakan TIK.
Beberapa teknik yang bisa kita lakukan dalam pembelajaran TIK yaitu sebagai berikut :

1. Memperkenalkan Secara Umum

Pertama kali guru mesti memperkenalkan TIK itu secara umum, walaupun sebagian siswa sudah mengetahuinya. Ini dimaksudkan semoga siswa yang belum tahu bisa mendapat wawasan dan bagi siswa yang sudah tahu, mereka menjadi lebih ingat.

Memperkenalkan secara umum bisa berarti mengenalkan wawasan mengenai apa (pengertian) dan untuk apa (maksud dan tujuan) mencar ilmu TIK. Dengan itu, para siswa bisa menyadari pentingnya mengetahui secara umum apa yang akan dibahas dan dipelajari kemudiannya. Para siswa akan membayangkan dan menjadi ingin tau (rasa ingin tahu) terhadap pembelajaran TIK. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengekspose potensi yang ada di setiap anak didik kita.

2. Memperkenalkan Secara Khusus dengan Contoh

Setelah diperkenalkan wawasan secara umum, selanjutnya guru memperkenalkan jauh lebih dalam mengenai bagian, jenis, macam dengan menghadirkan contoh-contoh di kehidupan nyata. Misalnya guru memperkenalkan teknologi komputer, minimal guru tersebut bisa memberi pola dari gambar komputer. Kalau perlu guru menunjukkan bendanya.

Dengan adanya pola yang disodorkan kepada siswa, mereka menjadi lebih mengenal dan bisa mengidentifikasi bentuknya. Apabila hanya disebutkan dan siswa membayangkannya, mereka yang belum pernah tahu dan melihat bendanya akan merasa resah serta kesulitan untuk mencitrakannya dalam pikiran. Sehingga daya serap siswa akan menjadi lambat.

3. Mencontohkan Penggunaan

Tahapan selanjutnya yaitu mencontohkan dari penggunaan TIK itu sendiri. Apabila memungkinkan, guru hendaknya memberi pola bagaimana mempergunakan TIK itu sendiri. Misalnya memberi pola memakai alat komunikasi handphone. Guru tentu mesti menampilkan pola penggunaannya. Entah itu secara langsung (oleh guru bersangkutan) atau bisa pula dengan contoh video atau gambar. Pencontohan dengan cara eksklusif merupakan cara yang lebih anggun dibandingkan dengan pola dari video atau bahkan hanya dari gambar saja.

4. Memberi Kesempatan Mempergunakan

Kesempatan merupakan hal penting untuk mengajarkan bagaimana cara mempergunakan dengan baik dan benar. Para siswa bisa mendapat pengalaman yang sangat berharga dan berkesan karena mereka melakukannya sendiri.

Guru mesti memberi kesempatan bagi para siswanya, sehingga guru bisa menilai kemampuan mereka dalam pemahaman penggunaan TIK. Guru cukup mengarahkan dan membimbing siswanya semoga mereka mengerti bagaimana cara yang sempurna dan benar.

5. Memberi Kesempatan Menemukan

Pada bagi final yang juga penting yaitu guru memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengembangkan kemampuan penggunaan TIK dengan menemukan cara mencar ilmu sendiri, cara menambahkan kreatifitas ke dalam penggunaan TIK. Ini dimaksudkan semoga siswa bisa mengkombinasikan wawasan dan kemampuan yang dimiliki oleh mereka untuk mengembangan hasil.

Sebagai contoh, sesudah siswa di ajarkan apa dan bagaimana mempergunakan Microsoft Office Word, siswa bisa menciptakan hasil karya sendiri dengan wawasan teori dan kemampuan praktek yang sudah dipelajarinya. Yang akhirnya para siswa bisa menciptakan dokumen-dokumen yang beraneka ragam disetiap siswa. Mungkin ada yang menciptakan brosur, poster, puisi, cerita, artikel dan lain-lainnya.
Sumber http://menofschool.blogspot.com

Saturday, March 17, 2018

√ Rapid Typing; Jadwal Latihan Mengetik Cepat 10 Jari

Beberapa waktu yang kemudian saya menemukan aktivitas yang berjulukan Rapid Typing. Program ini dikembangkan leh sebuah situs rapidtyping.com. Di dalam penggunaannya ibarat sekali atau mungkin bisa kita sebut dengan permainan memakai keyboard. Di dalam aktivitas Rapid Typing kita akan disuguhi dengan beberapa lesson atau bahan latihan mulai dari Basic, Advance hingga Intermediate dan Expert (dari dasar hingga ahli). Pokok pembelajarannya yaitu latihan mengetik cepat 10 jari.

Beberapa waktu yang kemudian saya menemukan aktivitas yang berjulukan  √ Rapid Typing; Program Latihan Mengetik Cepat 10 Jari
Tampilan Pada Saat Bekerja dengan Rapid Typing : Menu Basics
Pengguna akan diberi kesempatan untuk menentukan level latihan. Apabila pengguna menentukan tingkatan dasar, maka nantinya akan muncul pada layar beberapa aksara yang berderet. Pengguna dilatih untuk memakai jari-jari standar pengetikan cepat 10 jari yang ditampilkannya pada bab bawah layar selayaknya simulasi terhadap apa yang kita lakukan di keyboard kita.

Permainan ini tidak memperlihatkan batas waktu simpulan (game over), namun hanya memperlihatkan waktu kecepatan kita menekan tombol keyboard sesuai dengan tombol yang diminta pada layar. Pada simpulan setiap level latihan, aktivitas akan menampilkan waktu kecepatan kita mengetik per karakter, per kata dan akurasi pengetikan. Selain itu juga ditampilkannya sebuah animasi kemenangan dengan mendapat apa yang telah dicapai pada evaluasi simpulan tersebut layaknya sebuah hadiah.

Tampilan Akhir Latihan dan Penilaian
Program Rapid Typing juga mengizinkan kita untuk menciptakan sebuah latihan dengan versi kita sendiri dengan levelatau tingkatan yang ingin kita masukkan. Karena bahasa Inggris yang umum dipergunakannya, maka pada kata-kata dan paragraf yang nampak yaitu berbahasa Inggris. Namun ibarat apa yang saya kemukan tadi, kita bisa memaksukkan sebuah artikel yang memakai bahasa kita sendiri. Program ini tersedia dalam versi full install dan portable. Jika hidangan tampilan ingin berbahasa selain Bahasa Inggris, silahkan saja d0wnl0ad di sumber asalnya pilihan bahasa lain, disana ada tersedia untuk Bahasa Indonesia juga.

Report Hasil dari Beberapa Kali Latihan
Program Rapid Typing merupakan aktivitas latihan komputer yang sangat menyenangkan alasannya yaitu di dalamnya kita diberikan penghargaan, desain tampilannya menarik, penggunannya sederhana dan memakai warna-warni yang membantu percepatan pemahaman terhadap bahan latihannya. Beberapa kartun atau gambar-gambar lucu juga menghiasi aktivitas ini.

Rapid Typing bisa dipergunakan sebagai aktivitas pengembangan pembelajaran komputer pada beberapa tingkatan baik itu anak-anak, remaja maupun yang dewasa. Beberapa aktivitas lain yang juga intinya yaitu untuk peningkatan kemampuan memakai keyboard terdapat banyak sekali, aka tetapi hingga dikala ini bagi saya pribadi Rapid Typing bangun di posisi masih paling depan. Program latihan ini sangat cantik dan bisa menjadi latihan untuk mengembangkan penguasaan keahlian di bidang komputer.


Untuk sanggup menggunakannya, kita bisa mengunduh pribadi ke situsnya yaitu di Rapidtyping.com
Sumber http://menofschool.blogspot.com

Tuesday, March 13, 2018

√ Mengatur File Dan Dokumen Komputer Lebih Rapi

Setiap komputer mempunyai keterbatas penyimpanan data dan dokumen. Walupun penyimpanan komputer tersebut besar perlulah ditata biar lebih rapi. Hal ini biar selain penyimpanan menjadi lebih efesien karena menghemat ruang penyimpanan, pembacaan hardisk lebih ringan juga untuk mempermudahkan pencarian data.

Seperti halnya sebuah perpustakaan, komputer juga merupakan daerah penyimpanan data dan dokumen yang mesti dirapikan dan ditata sedemikian rupa sesuai impian kita. Bayangkan ketika kita berada di perpustakaan tentu mudahkan kalau kita ingin mencari buku sejarah misalnya, kita akan mencari pada pecahan lemari atau loker buku mengenai pelajaran atau sejarah. Jika kita ingin menemukan majalah, tentu lebih gampang bila kita pribadi menuju lemari kumpulan majalah. Sebaliknya, apabila tatanan dokumen acak-acakan, dikala diharapkan kita akan susah menemukannya dan akan memakan waktu pencarian yang cukup lama. Terlebih lagi nama file yang dicari kita sudah lupa dengan judul apa.

Sumber Foto : http://diklatpro.com

Untuk mengatur file dari data dan dokumen komputer, ada beberapa cara yang mesti dilakukan :

1. Nama File dan Folder Konsisten

Berilah nama dengan format yang konsisten semisal dengan memakai karakter CAPITAL atau Judul Proporsional (huruf kapital pada setiap awal kata). Pemberian nama file dan folder dengan konsisten akan menampilkan penataan yang lebih rapi dan nyaman dilihat. Memang tidak ada hukum yang baku dalam dukungan nama asalkan tidak memakai tanda baca titik alasannya yaitu sistem khususnya pada operasi sistem windows tidak mengizinkan. Akan tetapi dukungan nama yang teratur dan konsisten menciptakan kita lebih gampang mengenal file-file yang ada. Pembuatan nama file dan folder sangat disarankan tidak panjang dan memakai kata-kata yang tidak perlu. Buatlah nama yang singkat namun cukup mewakili dari isi data. Hindari pula memberi nama yang sama kalau isi file tersebut jauh berbeda. Duplikasi nama file akan mengakibatkan dihapusnya data terdahulu atau dijadikan nama gandaan dari file.

2. Buat Folder Per Kategori

Hal yang perlu dilakukan selanjutnya yaitu menciptakan folder arsip sesuai dengan katagori dan sub kategori data atau dokumen. Misalnya kita dapat mengelompokan file lagu-lagu (mp3, mp4 atau sejenisnya) ke dalam folder Musik, file film-film ke dalam folder Bioskop, data ketikan ke dalam folder Data Ketikan, file foto dibuatkan folder Foto dan seterusnya. Jika kita ingin lebih rinci dan khusus, file dibuatkan lagi ke pecahan sub folder. Contohnya file musik-musik indonesia dimasukkan ke dalam folder Musik, yang di dalamnya dalam folder Musik Negeri. Sub folder dapat kita buat sesuai tahun ibarat file foto, atau per sub kategori.

3. Lakukan Pengarsipan atau Zipping

Kadang kala dari sekian banyak data dan dokumen tidak semuanya aktif dipergunakan. Data-data usang tidak lagi atau jarang dibuka kembali. Jika file data dan dokumen yang ada di komputer tidak dipergunakan dalam waktu rutin atau tidak dipergunakan pada masa dekat, akan lebih baik bila kita lakukan pengarsipan dengan memakai zip atau rar. Untuk menimbulkan zip, pada OS Windows, biasanya sudah ada dan dapat dilakukan tanpa harus menginstall perangkat lunak (software) lagi. Sedangkan untuk pengarsipan dengan rar kita dapat memakai salah satu software winrar yang did0wnl0ad di situs resminya Rarlab.com atau link d0wnl0adnya pribadi Download Winrar.

4.Simpan di External Hardisk atau DVD.

Apabila data kita yang ada di dalam komputer sudah banyak, lebih baik kita simpan data-data yang tidak dipergunakan dalam waktu singkat tersebut ke dalam media penyimpanan lain hardisk eksternal atau dengan memburning pada CD atau DVD. Penyimpanan ini dapat juga dilakukan untuk membackup data kalau suatu ketika pada waktu tertentu kita kerusakan hardisk komputer / laptop. Data yang disimpan walaupun hilang di komputer masih ada cadangan di penyimpana lain.
Sumber http://menofschool.blogspot.com

Thursday, February 22, 2018

√ Teknik Mengetik Cepat 10 Jari Pada Keyboard

Selain penguasaan bahasa asing (Inggris),  keahlian dalam memakai keyboard juga merupakan dasar untuk menguasai kemampuan bidang komputer. Untuk menguasai memakai keyboard maka diharapkan teknik pengembangan yaitu Teknik Mengetik Cepat 10 Jari.

Teknik ini dikembangkan untuk memaksimalkan fungsi dari ke 10 jari yang dimiliki guna menekan tombol-tombol yang ada pada keyboard. Susunan tombol-tombol di semua keyboard hampir sama, namun ada beberapa jenis keyboard yang mempunyai susunan dan jumlah dari tombol-tombolnya.

Pada awalnya sebagian besar dari kita yaitu para pemula menekan tombol-tombol keyboard dengan memakai 1 - 4 jari yang termasuk di dalamnya jari telunjuk kiri dan kanan, jari dan jari tengah kiri dan kanan. Bila kita memakai hanya 4 jari dari 10 jari yang kita miliki (normalnya) berarti dibawah dari setengah jumlah jari yang ada. Walaupun memang semua orang yang memakai keyboard akan melewati proses belajar pemula yang memakai sedikit jari, kita bisa mengembangkannya lebih baik lagi.

Keuntungan dan Manfaat Mengetik 10 Jari

Berikut ini beberapa manfaat dari memakai teknik 10 jari pada tombol-tombol keyboard.
  1. Mempermudah mengoperasikan komputer.
  2. Mempercepat pekerjaan dengan komputer.
  3. Menghemat waktu bekerja dengan komputer.
  4. Lebih menyenangkan bekerja dengan komputer.
Dari laba yang kita dapatkan dengan memakai teknik 10 jari diatas akan meningkatkan keahlian dan penguasaan kita dalam memakai komputer. Lalu bagaimana teknik mengetik 10 jari itu dilakukan? Mari sama-sama kita perhatikan ilustrasi keyboard berikut.

 keahlian dalam memakai keyboard juga merupakan  √ Teknik Mengetik Cepat 10 Jari pada Keyboard
Tata Letak Tombol Keyboard Standard

Penjelasan Keyboard Standard

  1. Jari Telunjuk Kiri untuk menekan tombol 4, 5, R, T, F, G, V, B.
  2. Jari Telunjuk Kanan untuk menekan tombol 6, 7, Y, U, H, J, N, M.
  3. Jari Tengah Kiri untuk menekan tombol 3, E, D, C.
  4. Jari Tengah Kanan untuk menekan tombol 8, I, K, ( , )
  5. Jari Manis Kiri untuk menekan tombol 2, W, S, X.
  6. Jari Manis Kanan untuk menekan tombol 9, O, L, ( . )
  7. Kelingking Kiri untuk menekan tombol 1, ( TAB ), Q, ( CAPS LOCK ), A, ( SHIFT ), ( CTRL ), Z.
  8. Kelingking Kanan untuk menekan tombol 0, ( - ), ( = ), ( BACKSPACE ), P, ( [ ), ( ] ), ( \ ), ( : ), ( ' ), ( ENTER ), ( / ), ( SHIFT ).
  9. Ibu Jari Kiri dan Kanan untuk menekan tombol Spasi (space)
 keahlian dalam memakai keyboard juga merupakan  √ Teknik Mengetik Cepat 10 Jari pada Keyboard
Teknik Mengetik 10 Jari pada Full Keyboard Qwerty

Tips Mengetik 10 Jari

  1. Perhatikan posisi dari tombol-tombol keyboard.
    Tidak semua keyboard mempunyai posisi yang sama entah itu pada keyboard eksternal yang terpisah menyerupai pada Personal Computer (PC) dan pad seri notebook yang keluar dikala ini atau menyatu (internal) dengan bab lain menyerupai pada netbook dan notebook (laptop) standard. Memperhatikan dan mengingat tombol pada keyboard yang kita gunakan akan membantu memahami fungsi dari tombol-tombol keyboard tersebut lebih baik.
  2. Gunakanlah jari secara perlahan.
    Bila belum terbiasa mengetik 10 jari, tekanlah tombol-tombol sesuai teknik 10 jari dengan perlahan. Dengan latihan memakai semua jari walaupun masih lambat akan menciptakan jari-jari yang biasanya kaku menjadi lebih elastis menyerupai jari kelingking dan jari manis.
  3. Latihan rutin.
    Sering-seringlah melatih mengetik 10 jari alasannya ialah semakin sering melatihnya menambah ingatan kita terhadap posisi tombol (keyboard layout) dan juga mengurangi jari-jari yang kaku. Kita bisa melatih kemampuan memakai keyboard dengan sering memakai keyboard shortcut dan mengetik cepat lewat kegiatan permainan mengetik yang menyenangkan menyerupai Rapid Typing.
  4. Kurangi kebiasaan melihat tombol-tombol keyboard.
    Untuk memepercepat pekerjaan dan menghemat waktu dalam bekerja, cobalah bertahap mengurangi padangan kita terhadap keyboard. Karena ketika kita mengetik waktu akan terbagi dikala melihat konsep ketikan, tombol keyboard dan layar komputer. Semakin sering melihat ketiga bab tersebut, maka semakin banyak waktu yang diharapkan dalam bekerja dengan komputer.
  5. Cobalah mengetik dalam keadaan gelap.
    Sesekali cobalah melatih mengetik dalam keadaan gelap (hanya layar yang menyala) atau sedikit cahaya. Metode ini merupakan menciptakan latihan mengetik lebih menantang dan akan membantu mengurangi kebiasaan melihat kepada keyboard. Hal ini bisa dilakukan ketika kita sudah bisa mengingat banyak tombol-tombol keyboard.
  6. Buatlah santai.
    Selain teknik diatas dilakukan, sangat perlu keselamatan dan kenyamanan dalam bekerja diutamakan. Buatlah diri kita bisa menikmati dan merasa santai dengan memakai keyboard.
Selamat berlatih biar menyenangkan.
Sumber http://menofschool.blogspot.com