Frasa numeralia ialah salah satu dari jenis-jenis frasa yang unsur predikatnya berupa kata yang termasuk kategori numeralia, yaitu kata-kata yang secara semantik menyatakan bilangan atau jumlah tertentu. Dalam frasa numeralia terdapat atau sanggup diberi kata bantu bilangan menyerupai ekor, buah, dan lain-lain. Contoh : dua buah, tiga ekor, lima biji, dua puluh lima orang. Adapun contoh frasa numeralia dalam bahasa Indonesia telah kita ulas beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu, yang dimaksud dengan frasa numeralia apositif ialah frasa numeralia yang unsur-unsurnya tidak sanggup dihubungkan dengan kata penghubung menyerupai dan atau atau dan secara semantik unsur yang satu sama dengan unsur yang lain. Dengan kata lain, frasa numeralia apositif ialah frasa numeralia yang atributnya berupa aposisi atau keterangan tambahan.
Berikut ialah beberapa tumpuan frasa numeralia apositif dalam bahasa Indonesia :
- Si meong makan empat ekor ikan.
- Pak Haji berkurban satu ekor sapi.
- Desa Sukamaju yang berjarak lima kilometer dari kota Indah rata dengan tanah akhir gempa.
- Pak Kades membeli lima kilogram beras.
- Rapat terbatas itu hanya diikuti oleh enam orang.
- Sepuluh rumah yang berada di pinggir sungai itu terbawa oleh arus sungai yang sangat deras.
- Pemilihan Presiden dan Wapres Tahun 2019 diikuti oleh dua pasang calon.
- Ibu membeli dua kilogram telur di pasar.
- Kita dianjurkan untuk tidur selama delapan jam per harinya.
- Menurut keterangan pihak kepolisian, mereka menenggak dua botol miras oplosan kemarin malam.
- Tabrakan beruntun yang terjadi tadi pagi melibatkan lima kendaraan beroda empat sekaligus.
- Ember itu hanya memuat satu liter air.
- Dua orang begal yang merampok mahasiswa tempo hari berhasil dilumpuhkan oleh pegawapemerintah saat hendak melarikan diri.
- Hingga hari ini, telah terjadi delapan kali gempa susulan.
- Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang diikuti oleh empat puluh lima negara.
Demikianlah ulasan singkat wacana tumpuan frasa numeralia apositif. Artikel lain yang sanggup dibaca dan berkaitan dengan frasa dalam bahasa Indonesia dan misalnya di antaranya ialah contoh frasa setara berlawanan, contoh kalimat frasa apositif, contoh frasa eksosentris direktif, contoh frasa berpola DM, contoh frasa berpola MDM, contoh frasa berpola MD, contoh frasa ambigu, contoh frasa eksosentris objektif, contoh frasa eksosentris non direktif, contoh frasa endosentris, dan contoh frasa eksosentris konektif. Semoga bermanfaat dan terima kasih.
Sumber https://dosenbahasa.com