Showing posts with label diy. Show all posts
Showing posts with label diy. Show all posts

Thursday, April 6, 2017

√ Tutorial Menciptakan Pincushion Dari Paper Cup

Paper cup ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas food grade yang biasa dipakai untuk minuman maupun makanan. Pada tutorial Ayumna kali ini, aku akan memanfaatkan paper cup bekas jajanan untuk disulap menjadi alas jarum pentul atau dalam bahasa bekennya biasa disebut dengan pincushion


 ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup
Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup Bekas


Makara ceritanya, beberapa hari yang kemudian aku diajak nge-mall bareng saudara sepupu saya. Karena parkiran yang penuh sesak kesudahannya sukses menciptakan kami kelaparan sebelum keliling mall, maka tujuan utama kita dikala itu ialah mampir dulu di area food court dan mata kami tertuju di salah satu booth jajanan yang berjulukan P*k-p*k. Yang menciptakan aku semakin tertarik selain dari rasanya ialah desain kemasannya dengan gambar ayam yang lucu. Dan sambil memandangi kemasan imut ini dengan secama, seketika itu pula terbesit di hati kecilku yang paling dalam bahwa tidak akan kubiarkan kamu terbuang secara sia-sia di kawasan sampah *lebay dikit boleh lah ya :p

Oke, sudah cukup basa-basinya. Dan alasannya ialah jarum pentul aku sering awut-awutan di mana-mana, maka paper cup yang imut ini ialah media yang sempurna untuk aku sanksi menjadi alas jarum pentul yang lucu dan unyu-unyu. Bahan-bahan yang diharapkan untuk menciptakan pincushion ini ialah sebagai berikut :
  1. Paper cup
  2. Kain perca
  3. Karet gelang
  4. Dakron
  5. Lem tembak (hot glue)
Pembuatan pincushion ini relatif sangat gampang dan tidak memerlukan waktu yang lama. Berikut ialah langkah-langkah pembuatannya :
  1. Langkah awal ialah menciptakan alas untuk kawasan meletakkan si jarum pentul. Siapkan kain perca berbentuk persegi dengan ukuran panjang sekitar 2 kali lipat dari diameter lingkaran bibir paper cup.

  2.  ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup


  3. Isi kain perca dengan memakai dakron secukupnya, sampai kira-kira dapat memenuhi isi paper cup. Lalu tutup kain perca membentuk bulatan dan ikat ujungnya memakai karet gelang, ibarat pada gambar di bawah ini (lihat gambar sebelah kanan). Coba masukkan bulatan kain perca tadi ke dalam paper cup, jikalau dirasa isi dakron masih kurang maka tambahkan lagi dakron ke dalam bulatan kain perca tersebut.

  4.  ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup


  5. Selanjutnya, lem bab dalam bibir paper cup memakai lem tembak dan masukkan bulatan kain perca ke dalamnya (bagian ikatan karet menghadap bawah). Ini untuk menjaga semoga bulatan kain perca tidak gampang lepas / bergeser dari paper cup. Usahakan semoga letak bantalannya sedikit lebih tinggi di atas bibir paper cup (tidak sejajar).

  6.  ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup


  7. Dan, selesai. Jarum pentul kalian sudah siap untuk ditata rapi di pincushion yang cute ini.

  8.  ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup


     ialah sejenis kemasan berbahan dasar kertas  √ Tutorial Membuat Pincushion dari Paper Cup

Untuk alternatif lain, kalian dapat juga memakai paper cup bekas ice cream, kopi atau minuman lainnya. Tinggal dimodifikasi saja sesuai selera masing-masing. Sangat cepat, mudah dan gampang ya. Selamat berkreasi.. :)




Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Wednesday, April 5, 2017

√ Ubah Tampilan Vas Bunga Lamamu Dengan Permanent Paint Marker!


Ceritanya sih saya lagi beberes laci dan menemukan sesosok benda *bukan penampakan yang namanya si permanent paint marker berwarna gold metallic. Itu loh, sejenis sapidol, ups, maksudnya spidol permanen alias yang susah dihapus kalau kalian tulis di papan tulis, namun materi cairannya menyerupai cat, biasanya ada yang berwarna emas dan silver. Karena warnanya yang terlihat "glam", si paint marker ini dulunya sering saya pakai untuk menghiasi isi binder maupun sampul note saya semoga terlihat makin kece menyerupai si empunya :p




Dan vas bunga di atas ialah buah dari hasil keisengan jemari saya dikala menemukan si paint marker ini. Awalnya vas bunga ini hanya berwarna putih polos, menyerupai gambar di bawah ini.



Hanya dengan bermodalkan permanent paint marker berwarna emas ini dan menorehkan gambar bulat-bulat di manapun yang kita suka, hasilnya saya dapat menyulap vas bunga polos tadi menjadi vas bunga bermotif polkadot dalam tempo yang sesingkat-singkatnya :D . Sangat cepat dan gampang sekali untuk dilakukan di sela-sela waktu luang kita.



Inilah keistimewaan sebuah kreasi. Kita dapat berkreasi kapan saja, dimana saja, dengan media apa saja, bahkan dengan ilham absurd apa saja. Kalian yang ingin mencoba, jangan takut untuk mencoba bermain-main dengan ilham yang kalian punya. Kalian dapat bermain dengan motif zigzag, stripe, atau menggambar suatu object apapun yang kalian suka, dan anggap vas bunga ini sebagai media lain untuk menggambar selain media kertas/canvas. Dan sebab vas bunga ini berbahan keramik, maka sangat gampang sekali jikalau ada kesalahan dalam mengaplikasikan paint marker di vas bunga ini. Tinggal dikerik memakai kuku atau benda yang keras semoga gambarnya mengelupas, kemudian dapat kita gambar ulang. Kalian juga dapat mencoba cara ini untuk diaplikasikan di media lain, menyerupai untuk menambahkan motif pada toples kue, pigura, bahkan daerah pensil kamu. Asal jangan di seragam sekolah kau aja ya :p


Selamat berkreasi :)




Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

√ Pincushion Bunga Teratai Dari Flanel


Kejadian ini bermula dikala saya secara tak sengaja memandang salah satu sudut ruangan rumah saya, dan seketika itu pandangan saya tertuju pada sesuatu benda yang tergeletak tak berdaya di sana, seakan -akan ia memanggil saya untuk segera menghampirinya. Ya, benda itu ialah daerah lilin yang konon didapatkan orang bau tanah saya secara cuma - cuma dari souvenir kesepakatan nikah anak teman mereka. :D

Baiklah, abaikan dongeng hiperbola saya di atas :p . Intinya, lantaran bentuknya yang bagus dan daerah lilin ini jarang sekali digunakan, alasannya ialah hanya sesekali terpakai bila dalam keadaan darurat yaitu mati lampu, maka saya berniat untuk mengadopsinya menjadi pajangan di ruangan kamar saya namun dengan fungsi yang berbeda. Dan seketika itu pula ide ini muncul, yup, saya akan gunakan daerah lilin ini sebagai wadah pincushion.


 cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel
Pincushion Bunga Teratai dari Flanel dan Tempat Lilin

 cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel
Tempat Lilin Sebelum Menjadi Wadah Pincushion

Karena wadah daerah lilin ini melebar, maka saya terinspirasi untuk menciptakan pincushion atau ganjal jarum pentul yang berbentuk bunga, dan yang saya pilih kali ini ialah berbentuk menyerupai bunga teratai. Bahan yang diharapkan untuk menciptakan pincushion bunga teratai ini ialah sebagai berikut:
  1. Tempat lilin
  2. Kain flanel
  3. Dakron
  4. Gunting
  5. Benang dan jarum
  6. Lem tembak (hot glue)
 cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel
Bahan - Bahan yang Diperlukan untuk Membuat Pincushion


Langkah - langkah untuk menciptakan ganjal jarum pentul ini ialah sebagai berikut:

  1. Siapkan kain flanel sebagai ganjal jarum pentul dan kelopak bunga. Di sini saya ingin memakai warna netral, namun teman - teman yang ingin mencoba silahkan berekspresi dengan warna - warna yang kalian suka.

    Buat teladan A yang berbentuk lingkaran untuk bantalannya, dengan diameter sekitar 1,5 sampai 2 kali lipat dari diameter wadah lilin.
     cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel
    Pola A untuk Bantalan Pincushion

    Untuk kelopak bunganya, buat teladan B dan C menyerupai pada gambar di bawah ini, buat sebanyak 8 buah untuk masing - masing pola.
  2.  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel
    Pola B dan Pola C untuk Kelopak Bunga Pincushion


  3. Untuk menciptakan bantalannya, siapkan teladan A kemudian jahit jelujur sampai melingkari semua sisinya, kemudian tarik/serut benang sisa jahitan sehingga teladan A berbentuk mangkuk. Lalu isi dengan dakron sampai berbentuk agak lingkaran menyerupai gambar di bawah ini, dan jahit mati pada sisa jahitan jelujur tadi. Jangan dibuat terlalu lingkaran tepat semoga nantinya  tidak terlalu menutupi kelopak bunga.

     cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel

    Bagian yang akan dipakai sebagai ganjal jarum pentul ini ialah sebagai bab tengah dari bunga teratai atau putik. Sengaja saya buat lebih lebar dari bentuk bunga teratai yang asli, lantaran semoga ganjal ini sanggup menampung jarum pentul lebih banyak.


  4. Untuk menciptakan kelopaknya, siapkan teladan B dan C. Beri sedikit lem satu - persatu pada bab tengah kelopak dan rekatkan dengan menjepitkan bab tengah yang sudah diberi lem menyerupai pada gambar berikut. Lakukan pada semua teladan B dan C yang ada. Ini untuk menciptakan kelopak bunga semoga berbentuk sedikit melengkung menyerupai kelopak bunga teratai.

     cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel

    *NB: Ukuran kelopak bunga yang saya buat ini saya sesuaikan dengan ukuran wadah lilin. Kalian sanggup memakai wadah lain dengan ukuran yang berbeda dan silahkan sesuaikan ukuran kelopak bunga dan bantalannya sesuai dengan ukuran wadah yang digunakan.


  5. Langkah selanjutnya ialah menempelkan kelopak bunga pada bantalan. Beri lem pada bab dalam kelopak B, kemudian tempelkan pada sisi samping bab belakang ganjal menyerupai gambar di bawah ini. Susun satu - persatu sampai melingkari seluruh sisi bantalan.

  6.  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel


  7. Lakukan hal yang sama pada kelopak C. Susun melingkar di atas kelopak B, dan letakkan di tiap tengah-tengah celah antara kelopak B satu dengan yang sebelahnya, semoga kelopak C sanggup terlihat menyerupai gambar berikut.

  8.  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel


  9. Buat teladan flanel berbentuk lingkaran yang seukuran dengan sisa celah bab belakang (beri sisa lebih pada ukuran untuk daerah lem), untuk menutupi celah bab belakang ganjal dan tumpukan kelopak semoga terlihat rapi. Rekatkan memakai lem tembak.

  10.  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel


  11. Nah ganjal jarum pentul dari flanel yang berbentuk bunga teratai ini sudah jadi. Tinggal direkatkan ke wadah lilin memakai sedikit lem pada bab alasnya semoga tidak gampang bergeser.

  12.  cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel


Dan pincushion bunga teratai ini siap untuk diisi dengan jarum pentul berwarna - warni dan juga sebagai pajangan di sudut ruangan kamar saya.


 cara menciptakan daerah jarum pentul mudah    √ Pincushion Bunga Teratai dari Flanel


Selamat mencoba.. ;)



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Tuesday, April 4, 2017

√ Menciptakan Jilbab Ombre Dengan Bleaching

Siapa bilang nge-mall itu cuma bakalan habis - habisin duit kita? It's a big no no.. Bagi saya pribadi, basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspirasi contekan baru.

Seperti dikala saya sedang berada di salah satu stand pakaian muslim di salah satu mall di kota daerah tinggal saya tercinta Surabaya. Pandangan saya dikala itu tertuju pada salah satu display jilbab persegi panjang atau biasa disebut pashmina, yang bermotif ombre. Ombre merupakan kata dalam bahasa Perancis yang artinya shading atau graduating. Makara ombre sanggup diartikan sebagai perpaduan gradasi warna, biasanya perpaduan dari warna mencolok/gelap menuju ke warna yang lebih terang, atau sebaliknya.


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Pashmina Ombre Merah Maroon


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Pashmina Ombre Orange



Melihat pashmina ombre yang dijual di stand tersebut, saya jadi teringat dengan pashmina polos saya di rumah yang jarang sekali saya pakai alasannya warna orange-nya yang terlalu mencolok bagi saya. Dalam hatiku bergumam "tidak ada salahnya jikalau saya mencoba mengubah pashmina polos saya itu menjadi pashmina ombre". Sambil senyum - senyum merekah alasannya gres saja mendapat inspirasi, saya pun segera berlalu dari toko pakaian muslim tersebut ( sebelum mbak-mbak penjualnya kecewa alasannya saya hanya melihat-lihat dagangannya tanpa membeli, hehehe :D ).

Karena warna pashmina saya orange cerah, maka yang akan saya lakukan yakni menciptakan gradasi warna dari orange cerah (warna aslinya) menuju ke warna yang lebih muda, dengan cara memudarkan sebagian warna orange cerahnya. Bagaimana caranya? Saya hanya memerlukan dukungan cairan bleaching alias cairan pemutih pakaian. Sangat gampang dan semua niscaya sanggup mencobanya.


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching


Berikut materi - materi yang diharapkan untuk menciptakan jilbab ombre ini :

  1. Jilbab / pashmina (*direkomendasikan menggunakan pashmina cashmere atau jilbab lain dengan materi yang serupa)
  2. Pemutih pakaian
  3. Baskom / gayung
  4. Air
  5. Karet / tali
  6. Sarung tangan latex / plastik

 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching


Cara makeover jilbab polos menjadi jilbab ombre ini yakni sebagai berikut:

    * Catatan :
    Sebelum memulai, sebaiknya gunakan sarung tangan plastik/latex untuk mencegah alergi terhadap cairan pemutih pakaian/bleaching.

  1. Siapkan jilbab polos yang ingin di-ombre warnanya. Pastikan jilbab dalam keadaan bersih, untuk membantu memudahkan proses bleaching. Jika tidak yakin sanggup dibilas terlebih dahulu dengan air higienis kemudian peras.
    Pada tutorial kali ini, saya mengunakan pashmina cashmere berwarna orange dan jilbab paris polos berwarna hijau sebagai materi perbandingan mengingat jenis materi dari kedua jilbab tersebut sangatlah berbeda.

  2.  basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching



  3. Lipat jilbab dan ikat menjadi dua pecahan (atau lebih) menggunakan karet, menyerupai pada gambar di bawah ini. Ikatan ini dipakai sebagai penanda pecahan yang akan di-ombre, selain itu juga membantu menunjukkan efek perubahan gradasi warna sedikit bermotif.
    Di sini saya hanya menciptakan 2 perubahan gradasi warna. Pada gambar di bawah ini, pecahan A akan saya biarkan tetap sebagai warna aslinya, dan pecahan B yakni pecahan yang nantinya akan saya ubah warnanya menjadi lebih muda (dipudarkan).

  4.  basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching



  5. Masukkan pemutih pakain ke dalam ember (bisa juga menggunakan gayung menyerupai yang saya pakai). Sengaja saya menggunakan gayung alasannya gagang gayung sanggup saya manfaatkan untuk menggantung sisa kain yang tidak terendam, supaya air rendaman tidak gampang merembes ke pecahan kain yang tidak terendam.
    Kemudian rendam pecahan jilbab B ke dalam pemutih pakaian.

     basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching

    NB :
    * Untuk pashmina chasmere, alasannya sifat bahannya yang lembut dan tekstur materi gampang rapuh, maka saya hanya menggunakan 2 tutup botol pemutih pakaian ditambahkan dengan air sampai mencapai 1 gayung, kemudian rendam di dalam larutan tersebut selama kurang lebih 15-30 menit.

    * Untuk jilbab paris, alasannya sifat kainnya yang kurang menyerap air maka saya hanya menggunakan pemutih pakaian (tanpa air), dan direndam minimal selama 8 jam.

    * Hasil perubahan warna tidak menentu pada setiap jilbab, tergantung pada usang perendaman serta jenis maupun warna bahan.

    * Jika menginginkan warna yang lebih pudar, maka sanggup ditambahkan komposisi pemutih atau menambahkan waktu rendaman yang lebih usang lagi.


  6. Setelah tamat merendam, angkat dan segera bilas dengan air sampai higienis kemudian diperas. Dan alasannya sanggup dipastikan bahwa kalian akan semakin tidak sabaran untuk segera memakainya :p , maka segera basuh dan rendam sebentar di dalam pewangi pakaian sebelum dikeringkan untuk menghilangkan  bau menyengat dari pemutih pakaian. 

Dan ini beliau hasilnya, jilbab ombre ala Ayumna. Yeeeiiyy, berasa punya jilbab gres kan?? :D


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Pashmina Ombre


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Jilbab Paris Ombre


 basuh mata di mall atau sentra perbelanjaan justru semakin membantu saya mendapat inspir √ Membuat Jilbab Ombre dengan Bleaching
Hasil Jilbab Paris Ombre Gradasi 3 Warna




Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Sunday, April 2, 2017

√ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas Menjadi Bros

Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang-barang yang berdasarkan aku lucu tapi harus dibuang, menyerupai botol bekas minuman kemasan yang bentuk dan warnanya unik. Please jangan bilang aku pelit :p , tapi aku memang menggemari produk daur ulang. Suka gemes jikalau lihat sampah yang lucu-lucu, pengen diubek-ubek jadi sesuatu, tapi bukan berarti aku suka mungutin sampah ya :D .

Setelah sebelumnya aku share perihal botol bekas "mijon" yang aku sulap menjadi Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas untuk saudara sepupu saya, kali ini aku akan memanfaatkan tutup botolnya untuk aku buat menjadi bros.


 Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Bahan dan alat yang diharapkan :

  1. Tutup botol bekas
  2. Renda kecil
  3. Renda sedang
  4. Kain perca
  5. Flanel
  6. Peniti bros
  7. Jarum & benang
  8. Lem tembak / hot glue

 Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Langkah-langkah membuatnya :

  1. Potong kain perca berbentuk bulat dengan diameter 2,5 kali lipat dari diameter tutup botol.

  2. Jahit jelujur mengikuti garis putus-putus warna merah pada sekeliling kain menyerupai gambar di bawah ini.

     Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  3. Serut kain dengan sedikit menarik jahitan jelujur sampai kain berbentuk kantung dan masukkan tutup botol ke dalamnya. Lalu serut kain sampai rapat dan membungkus tutup botol, dan jahit mati.

     Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  4. Pasang renda kecil di sekeliling sisi samping tutup botol dengan lem tembak.

     Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  5. Pasang renda ukuran sedang di bab bawah tutup botol, dan beri aksen lipit pada renda. Rekatkan dengan lem tembak.

     Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros


  6. Pasang peniti bros memakai lapisan flanel di bab bawah bros semoga rapi. Baca di sini untuk Tips Memasang Peniti pada Bros.

     Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros



Sebagai pemanis, kalian juga dapat menambahkan aplikasi bunga kecil di salah satu sudutnya. Karya dari tutup botol bekas ini selain dijadikan sebagai bros, juga dapat diaplikasikan menjadi ikat rambut atau jepit rambut. Selamat mencoba :)

 Saya termasuk orang yang suka sayang jikalau lihat barang √ Memanfaatkan Tutup Botol Bekas menjadi Bros




Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Wednesday, March 29, 2017

√ Keset Dari Handuk Bekas

Jangan terburu-buru dulu untuk membuang handuk usang milik kalian yang sudah tidak terpakai, kecuali kalau kondisinya memang sudah benar-benar mengenaskan ya :D . Biasanya handuk bekas atau yang sudah tidak layak pakai ini akan beralih fungsi sebagai lap atau keset. Eh bener gak sih? Atau kebiasaan di keluarga aku aja ya? Hahaha..

Memang kebiasaan di keluarga aku kalau ada handuk bekas biasanya akan dimanfaatkan menjadi lap atau keset. Tetapi handuk bekas tersebut hanya dilipat dan ditaruh begitu saja di lantai, sehingga terkadang malah menjadi acak adul alias acak-acakan dan tidak rapi sehabis dipakai. Kebetulan juga kali ini sudah saatnya handuk mandi yang biasa aku pakai harus diganti dengan handuk yang baru, dan juga alasannya yaitu handuk yang usang ini memang sudah mulai ada lubang di beberapa bagian. Makara alasannya yaitu aku sedang ingin menyebarkan ilmu menjahit saya, kali ini si handuk keset ini akan aku percantik dengan sedikit memakai ilmu jahit-menjahit biar terkesan rapi, cantik, menawan dan lebih menarik. :D


buru dulu untuk membuang handuk usang milik kalian yang sudah tidak terpakai √ Keset dari Handuk Bekas
Cantik kan..? ;)


Mau tau cara membuatnya? Yuk simak langkah pembuatan keset dari handuk bekas ini sebagai berikut :
  1. Karena handuk bekas milik aku ini berukuran besar, maka aku potong menjadi 2 bagian, sehingga sanggup dimanfaatkan menjadi 2 buah keset.




  2. Lalu lipat masing-masing bab handuk menjadi dua ibarat gambar di bawah ini. Kemudian jahit mengelilingi seluruh bab sisi handuk yang telah dilipat ibarat pada gambar yang ditandai dengan garis putus-putus berwarna hijau, untuk menyatukan masing-masing lipatan sehingga nantinya keset ini terlihat ibarat terbentuk dari dua lapisan kain handuk. Sebagai perhiasan dan biar jahitan lebih kuat, maka aku memakai aksen jahitan zigzag.



    Detail jahitan zigzag


  3. Langkah selanjutnya yaitu menindas keset tersebut dengan jahitan quilting di seluruh bab keset, biar lapisan kain semakin rapat dan kuat, serta menciptakan keset terlihat lebih menarik. Di sini aku sedikit bermain motif quilting yang berbeda pada masing-masing keset, salah satunya ibarat yang terlihat pada gambar berikut.

    Salah satu motif quilting


Ini dia, keset dari handuk bekas aku yang sekarang sudah siap nangkring di depan kamar mandi kamar saya. Karena handuk bekas aku ini berwarna bolak-balik (sisi satunya berwarna biru bau tanah dan sisi satunya lagi berwarna merah), maka aku sanggup menciptakan keset tersebut menjadi dua warna yang berbeda. :)




Happy sewing !  :*



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Tuesday, March 28, 2017

√ Menghias Mukena Dengan Sulam Pita

sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita


Bosan dengan mukena polos kamu? Yuk ikutan saya aja, di sini kita sama-sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita. Selain bikin mukena menjadi semakin manis dan terlihat ibarat baru, juga sebagai mood booster bagi kita biar ibadah kita menjadi semakin rajin dan semangat. ;)

sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita
Mukena polos yang akan dihias dengan sulam pita

Sebenarnya saya juga kurang menguasai sulam pita, sebab gotong royong ada beberapa macam teknik dasar dalam menciptakan sulam pita. Makara untuk makeover mukena ini saya memakai teknik sulam pita yang sangat simple dan gampang dikuasai terutama bagi pemula ibarat saya yaitu dengan memakai teknik straight stitch. Teknik ini sangat gampang sekali, bahkan caranya nyaris sama ibarat menjahit.

Sebelum mulai, mari kita siapkan bahan-bahan yang diharapkan ibarat :
  1. Mukena polos
  2. Pembidang / hoop sulam
  3. Jarum sulam
  4. 2 atau 3 buah pita satin (bisa memakai ukuran 1/8 inchi atau 1/2 inchi)
  5. Gunting
  6. Pensil & penghapus



Langkah Pertama
Yang harus dilakukan untuk menghias mukena dengan sulam pita yakni dengan menandai terlebih dahulu pada penggalan mukena mana sajakah yang akan diberi sulam pita. Gambar contoh motif yang diinginkan pada beberapa permukaan mukena dengan memakai pensil (gambar dengan tipis saja, dan gunakan penghapus pensil kalau ada yang salah dalam penggambaran motif). Hal ini dilakukan biar setiap motif sulam pita yang dijahit pada beberapa permukaan mukena akhirnya sama dan rapi.

sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita
Kemudian pasang pembidang atau hoop sulam pada salah satu motif ibarat gambar di atas. Pembidang berfungsi untuk menciptakan kain menjadi kencang sehingga memudahkan proses penyulaman.


Langkah Kedua
Mulai melaksanakan proses penyulaman, caranya sama ibarat teknik menjahit lurus. Sebelum itu potong pita dengan panjang tidak lebih dari 1 meter, sebab pita yang terlalu panjang akan menyulitkan kita dalam melaksanakan proses penyulaman. Lalu simpul mati pada salah satu ujung pita, dan masukkan ujung pita yang lainnya ke dalam jarum sulam. Untuk memudahkan memasukkan pita ke dalam lubang jarum, gunting ujung pita secara menyerong. Di sini saya memakai tiga buah pita satin yang berbeda warna, yaitu warna hijau sebagai dahan tanaman, dan pita berwarna pink fanta dan ungu muda sebagai bunga.
sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita
Proses sulam pita (motif dahan) pada mukena
Mulai proses penyulaman dengan menciptakan motif dahan tumbuhan terlebih dahulu ibarat pada proses 1 hingga dengan proses 6. Teknik dasar straight stitch ini dilakukan dengan cara menyulam berbentuk suatu garis dari titik ujung suatu garis ke titik ujung lainnya hingga membentuk suatu garis, dan selebihnya tinggal mengikuti garis contoh saja. Dan pastikan penggalan permukaan pita satin yang mengkilap selalu berada di permukaan atas sulaman.

Seperti yang terlihat pada gambar ke-1, dimulai dengan memasukkan jarum dari bawah kain mulai dari tanda garis paling ujung kiri, kemudian tarik jarum beserta seluruh pita ke atas hingga simpul ujung pita melekat pada penggalan bawah kain. Kemudian masukkan lagi jarum ke tanda garis di ujung paling kanan untuk menciptakan satu garis sulaman, dan masukkan lagi jarum ke dalam titik paling bawah dahan sebagai permulaan awal untuk menciptakan garis sulaman yang kedua, kemudian tarik jarum ke atas. Lanjutkan dengan cara yang sama ibarat pada gambar nomor 2 hingga dengan nomor 6, hingga seluruh tanda dahan tertutup oleh sulam pita.
sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita
Proses sulam pita (motif bunga) pada mukena
Jika selesai, buat simpul mati pada penggalan bawah sulaman ibarat pada proses mengakhiri jahitan, biar sulaman pita menjadi kuat. Lakukan juga hal yang sama pada proses ke-7 hingga ke-12 (seperti pada cara ke-1 hingga ke-6) untuk menciptakan bunga dengan mengikuti motif yang telah digambar sebelumya. Untuk menciptakan bunga, penyulaman dilakukan dari titik garis di ujung paling luar menuju ke titik garis di ujung dalam (pusat bunga).


Langkah Ketiga
Lepas pembidang, dan pasang lagi pada contoh motif di permukaan mukena yang lainnya untuk menciptakan proses penyulaman yang sama ibarat proses sebelumnya. Lakukan juga pada penggalan bawah / rok mukena.
sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita


Dan kalau sudah selesai, akan terlihat ibarat ini hasilnya. Sekarang mukena polos saya terlihat berbeda, ibarat punya mukena gres nih. Cantik ibarat yang bikin kan? *iya-in aja deh :D

sama berguru untuk menghias mukena polos dengan metode sulam pita √ Menghias Mukena dengan Sulam Pita



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com