Showing posts with label batik. Show all posts
Showing posts with label batik. Show all posts

Monday, April 3, 2017

√ Serba Batik Di Hari Batik Nasional

Hari Jumat identik dengan hari batik, dimana sebagian besar para pekerja kantoran maupun anak sekolah menggunakan pakaian/seragam batik pada hari ini, walaupun tidak semua kantor dan sekolah menerapkannya. Entah dari mana gagasan ini bermula, yang niscaya hari Jumat memang selalu berhasil membuatku terpesona oleh bermacam-macam jenis batik yang mereka kenakan.

Namun ada yang Istimewa di hari Jumat kali ini, sebab kini bertepatan dengan tanggal 2 Oktober adalah tanggal dimana kita memperingatinya sebagai Hari Batik Nasional. Tepat 6 tahun yang lalu, pada 2 Oktober 2009 batik dikukuhkan oleh UNESCO sebagai " Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi " ( Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity ) .

Untuk menawarkan rasa kecintaan kita terhadap salah satu identitas bangsa Indonesia ini, khususnya di Hari Batik Nasional ini secara umum dikuasai masyarakat Indonesia dari banyak sekali kalangan serentak mengenakan pakaian serba batik. Semua kalangan turut berpartisipasi memperingati Hari Batik Nasional, tidak hanya dari pihak sekolah saja yang mewajibkan pelajar maupun para guru/staff sekolah untuk mengenakan batik di hari ini, namun secara umum dikuasai pekerja perkantoran/instansi perusahaan bahkan di beberapa pertokoan juga ikut menyemarakkan. Suka sekali melihatnya, serasa ada di taman batik kali yah, hehe :D .

Saya juga tak mau kalah, sebagai wujud kecintaan aku pada batik dan turut melestarikan warisan budaya nenek moyang kita ini kali ini aku tidak menggunakan baju batik, hihi. Jangan tepok jidat dulu pemirsaah, sebab eh karenaaaa, batik kali ini aku ekspresikan lewat kaligrafi. Pajangan dinding ini aku buat dari kain perca batik yang aku bentuk kaligrafi, kemudian aku jahit menggunakan tusuk feston pada kain flanel, hehe keren ya.. ( Kalau gak ada yang muji, aku puji sendiri aja lah :p )




Nah ini batikku, mana batikmu..?? :)




Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Wednesday, March 22, 2017

√ Menciptakan Bros Dari Perca Batik

Hai hai. Siapa yang tidak suka batik? Sebagai bangsa Indonesia kita wajib dong menyayangi salah satu warisan budaya negeri kita tercinta ini.

Walaupun belum begitu paham dengan jenis-jenis batik nusantara, namun saya pun termasuk salah satu penggemar batik nih. Saking ngiritnya cintanya dengan batik, kain batik sisa menjahit pakaian dari penjahitpun kadang masih saya minta kembali, hihi. Lumayan kan jadi punya banyak koleksi perca batik. :p

 Sebagai bangsa Indonesia kita wajib dong menyayangi salah satu warisan budaya negeri kita  √ Membuat Bros dari Perca Batik

Karena saya berhijab, maka kali ini saya akan mencoba memanfaatkan salah satu koleksi kain perca batik saya untuk dibuat menjadi bros hijab yang sangat simple. Yuk kita sama-sama berguru menciptakan bros manis dari kain perca batik.

Bahan yang diperlukan:
  - Kain perca batik
  - Benang dan jarum
  - Gunting
  - Lem tembak
  - Kain flanel
  - Peniti bros
  - Manik-manik atau aksesoris pendukung

 Sebagai bangsa Indonesia kita wajib dong menyayangi salah satu warisan budaya negeri kita  √ Membuat Bros dari Perca Batik
Bahan yang diperlukan

 Sebagai bangsa Indonesia kita wajib dong menyayangi salah satu warisan budaya negeri kita  √ Membuat Bros dari Perca Batik
Cara menciptakan bros dari kain perca batik

Ikuti langkah cara gampang menciptakan bros oval dari kain perca batik menyerupai yang tertera pada gambar di atas. Rinciannya yaitu sebagai berikut :

  1. Siapkan kain perca batik dengan ukuran memanjang. Saya memakai ukuran 5 x 95cm. Tekuk ujung kain ke bab dalam (bagian kain yang buruk), untuk menutupi tiras ujung kain. Lakukan pada kedua ujung kain.
  2. Lipat kain menjadi dua (satukan tiras kain) dan jahit jelujur pinggirnya sampai ke ujung. Lalu serut sampai risikonya tampak menyerupai pada gambar nomor 3.
  3. Potong sisa tiras, atau kemudian bakar tepi tirasnya pada api semoga rapi. Kemudian satukan ujung kain dengan menumpuk sedikit bab ujung kain, kemudian jahit atau lem.
  4. Bentuk kain memanjang(oval). Lalu buat ganjal bros dari kain flanel bebentuk oval, sesuaikan dengan ukuran panjang bros (kurangi 1 - 2 cm dari ukuran bros/kain yang telah dibuat oval). Saya memakai ukuran 4 x 6,5 cm.
    Kemudian rapatkan tepian tiras kain yang saling berhadapan sampai bab tengah tidak ada rongga. Lalu lem pada sekeliling ganjal bros.
    Pasang peniti bros pada bab belakang ganjal bros (flanel).
  5. Masukkan benang pada salah satu ujung tiras kain, kemudian masukkan mutsin/manik-manik ke dalam benang dan jahit untuk menutupi bab tengah bros. Bisa juga ditutup dengan aksesoris lain sesuai selera. :)

 Sebagai bangsa Indonesia kita wajib dong menyayangi salah satu warisan budaya negeri kita  √ Membuat Bros dari Perca Batik
Alternatif lain memakai aksesoris diamond baris

Kini bros batik saya sudah jadi dan siap menjadi aksesoris untuk mempercantik hijab saya. Bros buatan kau mana..? :)


Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Monday, March 20, 2017

√ Menciptakan Kimono Sleeve Top Batik Simple

Dalam menjahit pakaian, berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh kita. Jika hingga salah mengukur pola, alih-alih pakaian yang kita jahit malah bisa jadi kekecilan bahkan tidak nyaman dipakai.

Untuk yang masih pemula, kita bisa mencoba menciptakan pakaian yang paling gampang terlebih dahulu. Salah satunya yaitu menciptakan loose top alias baju yang mempunyai model gombrong. Dengan kata lain model baju gombrong ini memang sengaja dibentuk terlihat kebesaran dikala dipakai, namun tetap bikin kau tetap gaya dikala memakainya. Karena jenis pakaian ini tidak begitu membutuhkan contoh yang terlalu rumit, sehingga membuatnya pun gampang dan cocok bagi saya yang kemampuan menjahitnya masih pas-pasan. Apalagi loose top ini masih menjadi salah satu item fashion andalan yang digemari para perempuan loh.

Karena kini sedang animo outer kimono cardigan, maka saya terinspirasi untuk menciptakan loose top yang serupa. Kaprikornus saya akan mencoba mengkombinasikan loose top yang mempunyai lengan model kimono. Kali ini saya akan menciptakan kimono sleeve top menggunakan kain batik Madura milik saya yang sudah usang teronggok di lemari, hasil berburu dikala jalan-jalan ke pulau Madura kira-kira 6 tahun yang lalu. Hihi, cukup usang juga ya. *Untung aja gak hingga jamuran nih kain :p

 berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh √ Membuat Kimono Sleeve Top Batik Simple


Pola untuk menciptakan kimono sleeve top ini sangat simple sekali dan tidak perlu terlalu mengukur contoh yang mengikuti lekuk tubuh. Kain batik yang saya kenakan yaitu kain dengan lebar 1,15 meter. Lebar kain ini nantinya digunakan sebagai lebar baju. Dan panjang baju yang akan saya buat yaitu sekitar 60 cm, tidak terlalu panjang alasannya saya ingin membuatnya menyerupai model crop top. Sehingga saya membutuhkan kain sepanjang 125 cm untuk menciptakan loose top ini. Namun jikalau kalian ingin menciptakan baju yang lebih panjang, tinggal tambahkan saja panjang kainnya. Kaprikornus rumusnya yaitu panjang kain = (2 x panjang baju) + (2 x lebar kampuh). Polanya kurang lebih menyerupai gambar di bawah ini.

 berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh √ Membuat Kimono Sleeve Top Batik Simple
Pola Kimono Sleeve Top

Lipat panjang kain menjadi dua, dan potong menyerupai contoh di atas (yang ditandai dengan garis merah) untuk mendapat dua buah contoh yang masing-masing digunakan untuk bab tubuh depan dan belakang. Tentukan lebar lengan di atas 30cm atau sesuai harapan supaya terkesan lebar dan mendapat kesan bentuk lengan kimono.

 berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh √ Membuat Kimono Sleeve Top Batik Simple
Pola Kimono Sleeve Top

Kemudian tekuk masing-masing contoh menjadi dua menyerupai gambar di atas. Dan potong masing-masing contoh mengikuti garis lengkung merah menyerupai pada gambar untuk membentuk kerung leher. Lakukan pada kedua contoh yaitu pada bab tubuh depan dan belakang.

 berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh √ Membuat Kimono Sleeve Top Batik Simple
Pola Kimono Sleeve Top

Hasilnya terlihat menyerupai pada contoh di atas. Lalu sambungkan kedua bab tubuh tersebut dengan dijahit berdasarkan garis putus-putus berwarna biru. Dan selesaikan dengan menjahit lapisan leher serta tepi kelim pada ujung lengan dan bab bawah baju.

 berdasarkan saya yang paling susah yaitu memilih contoh yang pas sesuai dengan ukuran tubuh √ Membuat Kimono Sleeve Top Batik Simple

Dan kimono sleeve top batik saya sudah jadi. Lumayan punya baju gres hasil menjahit sendiri. Baru aja si baju ini tamat di jahit, eh diajakin keluarga pergi bareng makan soto Madura. Cucok deh, hihi. Mana baju buatanmu? ;)



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com