Showing posts with label Kata ganti. Show all posts
Showing posts with label Kata ganti. Show all posts

Saturday, July 14, 2018

√ 6 Jenis-Jenis Pronomina Dalam Bahasa Indonesia

Pronomina ialah kata-kata yang dipakai untuk mengganti panggilan pada orang atau benda. Seperti aku, engkau dan dia. Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Pronomina atau disebut juga Kata Ganti, merupakan jenis kata yang menggantikan frasa nomina, misalnya : saya, kapan, -nya. Sehingga sanggup kita simpulkan bahwa pronomina ialah kata ganti untuk objek atau subyek tertentu.


Dalam bahasa Indonesia, pronomina atau kata ganti dikelompokkan dalam beberapa jenis, yaitu :



  1. Kata Ganti Orang ( Pronomina Persona )


Seperti namanya, kata ganti orang/persona, yaitu kata ganti yang berfungsi untuk menggantikan nomina/panggilan seseorang. Kata ganti orang atau pronomina persona terbagi dalam 6 Jenis, yaitu :



  • Kata ganti orang pertama Tunggal, menyerupai : saya, aku.

  • Kata ganti orang pertama Jamak, menyerupai : kita, kami.

  • Kata ganti orang kedua Tunggal, menyerupai : engkau, kamu, anda.

  • Kata ganti orang kedua Jamak, menyerupai : kalian.

  • Kata ganti orang ketiga Tunggal, menyerupai : dia, beliau.

  • Kata ganti orang ketiga Jamak, menyerupai : mereka.



  1. Kata Ganti Kepemilikan ( Pronomina Posesiva )


Adalah kata ganti yang dipakai untuk menyatakan kepunyaan/milik/kepemilikan, menyerupai : ku, mu, nya, mereka. Contoh :



  • Bukunya berair terkena tumpahan air minum.

  • Jam di rumahku rusak tersambar petir ketika hujan lebat kemarin siang.

  • Athur, topimu tertinggal ketika bermain layang-layang tadi.



  1. Kata Ganti Petunjuk ( Pronomina Demonstrativa )


Kata ganti petunjuk dipakai untuk menunjuk suatu benda, lokasi atau tempat, entah itu berjarak jauh maupun dekat, menyerupai : ini, itu, sana, sini, begini, begitu. Contoh :



  • Banyak orang mengatakan, pohon itu angker.

  • Sejak diperbaiki, jalanan di sini menjadi lebih lebar dan nyaman dilalui.

  • Jika kau rajin mencar ilmu begini, tentu nilaimu akan bagus.



  1. Kata Ganti Tanya ( Pronomina Interogativa )


Kata ganti tanya ialah satu dari sekian banyak jenis kata ganti yang berfungsi sebagai kata tanya/ penanya/peminta isu tertentu biasanya berupa kejadian atau kejadian, menyerupai : apa, bagaimana, kapan, mengapa, siapa, dimana. Contoh :



  • Siapa orang yang berbicara denganmu itu ?

  • Mengapa kau tidak menjawab ketika dipanggilnya ?

  • Bagaimana bila kita mengambil semester pendek liburan nanti ?



  1. Kata Ganti Penghubung ( Pronomina Relativa )


Kata ganti ini digunakan dan berfungsi menjadi penghubung antara 2 kalimat,

kalimat awal dan kalimat akhir, atau disebut juga induk kalimat dengan anak kalimat, menyerupai : yang. Contoh :



  • Mobil yang parkir di depan sekolah itu, mencurigakan.

  • Kereta api yang terlambat tadi pagi ialah jurusan jakarta-bogor.

  • Pemuda yang membantu kita kemarin itu ternyata guru olahraga di sekolah adikku.



  1. Kata Ganti Tidak Tentu


Kata ganti yang dipakai untuk benda ataupun orang yang tak terbatas jumlahnya/Quantity (kemungkinan tidak diketahui). Sehingga kita sanggup mengartikan kata ganti tidak tentu digunakan untuk menandakan benda, kerumunan orang yang di dalamnya terdapat jumlah yang tidak menentu atau sanggup jadi sangat banyak, menyerupai : seseorang, para, sesuatu, masing-masing. Contoh :



  • Anak-anak itu berlarian pulang ke rumahnya masing-masing.

  • Para orang renta berebutan dingklik ketika aliran gres masuk sekolah.

  • Nanti sore, datanglah ke rumahku, saya punya sesuatu untukmu.


Demikian pembahasan mengenai jenis-jenis pronomina dalam bahasa Indonesia. Artikel yang berafiliasi dengan kata ganti di atas, diantaranya contoh kata ganti orang dalam kalimat, contoh pronomina intraekstual dan ekstratekstual, contoh frasa pronominal dalam bahasa Indonesia, contoh kata ganti ku, kau, mu dan nyacontoh penulisan kata ganti ku, mu dan nya dalam kalimat, contoh kata ganti tak tentu, perbedaan kata tanya dengan kata ganti penanya, contoh kata ganti penanya dalam kalimat, contoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat, contoh kata ganti, jenis-jenis kata ganti, kaidah penulisan kata depan dan kata ganti sesuai eyd. Semoga bermanfaat. Terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Friday, July 13, 2018

√ 12 Pola Pronomina Persona Dalam Bahasa Indonesia

Seperti yang telah kita ketahui dalam bahan sebelumnya, pronomina persona atau kata ganti orang ini biasa dipakai untuk mengganti panggilan seseorang. Pronomina persona ini hanya sanggup menggantikan nomina seseorang, nama orang atau sesuatu yang sanggup di personifikasikan. Untuk lebih jelasnya berikut pola pronomina persona menurut jenisnya.


1. Kata ganti orang pertama Tunggal (Saya, Aku, Diriku)


Kata ganti “saya” lebih sering dipakai untuk hal yang bersifat formal, alasannya yaitu kata tersebut menandakan kesopanan dalam berbicara atau menulis surat untuk seseorang. Sedangkan kata ganti lain ibarat “aku, diriku” biasanya dipakai untuk kata-kata yang kurang/tidak formal dan umumnya dipakai untuk memberikan hal-hal yang lebih bersifat pribadi. Seperti sanggup kita jumpai di dalam novel, cerpen, puisi, dsb. Contoh :



  • Saya berharap sesudah insiden hari ini, tidak ada lagi yang melanggar peraturan. (Menunjukkan keseriusan dalam mengingatkan)

  • Aku tidak sanggup lari pagi, aku berdiri kesiangan. (Menunjukkan hal yang lebih ke-arah pribadi)


2. Kata ganti orang pertama Jamak (Kami, Kita)


Kata ganti ini dipakai untuk menandakan bentuk jamak atau lebih dari 1 orang. Dalam kategori ini, kata “kami” sama penggunaannya dengan kata “saya“, yaitu lebih ditujukan untuk hal yang formal. Sedangkan kata ganti “kita” lebih ke arah segolongan kelompok. Contoh :



  • Kami berharap, pelayanan yang kami berikan sanggup memuaskan pelanggan. (Menunjukkan keseriusan dalam harapan)

  • Kita sedang makan bersama keluarga besar. (Menunjukkan hal langsung bersama sekelompok orang)


3. Kata ganti orang kedua Tunggal (Anda, Kamu)


Kata ganti ini dipergunakan dalam mengajak orang lain untuk berbicara. Contoh :



  • Anda adalah seorang pengusaha sukses yang akan mendanai pembangunan sekolah ini? (Menunjukkan berbicara dengan kesopanan dan formalitas)

  • Kamu kini agak kurusan ya? (Berbicara tidak formal, umumnya dengan teman)


4. Kata ganti orang kedua Jamak (Kalian)


Digunakan untuk berbicara dengan sekelompok orang atau lebih dari 1 orang. Kata ganti kalian sanggup dipakai secara formalitas maupun yang bersifat pribadi. Contoh :



  • Kalian mau makan apa? (Menunjukkan berbicara kepada lebih dari 1 orang dan bersifat pribadi)

  • Maaf, kalian sudah sudah menunggu lama? (Bersifat lebih formalitas)


5. Kata ganti orang ketiga Tunggal (Dia, Ia, Beliau)


Digunakan untuk menandakan seseorang yang sedang kita bicarakan dengan lawan bicara kita. Kata ganti “Beliau” digunakan untuk orang-orang yang terhormat/dihormati. Contoh :



  • Beliau merupakan atasan kita yang baru. (Menunjukkan seseorang yang dihormati alasannya yaitu jabatannya pada suatu perusahaan)

  • Apakah dia seorang profesor? (Kata ganti beliau yang dipakai lebih bersifat umum)


6. Kata ganti orang ketiga Jamak  (Mereka)


Dipakai untuk menandakan bahwa kita sedang berbicara mengenai sekelompok orang. Contoh :



  • Mereka gres saja final mengerjakan kiprah matematika. (Menunjukkan bahwa sekelompok orang telah final mengerjakan sesuatu)

  • Mereka tiba terlambat hari ini.


Demikianlah pola pronomina persona dalam bahasa Indonesia. Artikel yang bekerjasama dengan kata ganti di atas, diantaranya contoh kata ganti orang dalam kalimat, contoh pronomina intraekstual dan ekstratekstual, contoh frasa pronominal dalam bahasa Indonesia, contoh kata ganti ku, kau, mu dan nyacontoh penulisan kata ganti ku, mu dan nya dalam kalimat, contoh kata ganti tak tentu, perbedaan kata tanya dengan kata ganti penanya, contoh kata ganti penanya dalam kalimat, contoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat, contoh kata ganti, jenis-jenis kata ganti, kaidah penulisan kata depan dan kata ganti sesuai eyd. Semoga bermanfaat. Terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Monday, June 11, 2018

√ 20 Teladan Kata Ganti Orang Pertama Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Kata ganti orang pertama ialah salah satu jenis kata ganti orang atau pronomina persona yang digunakan untuk menggantikan orang yang berbicara. Terdapat dua macam kata ganti orang pertama yaitu kata ganti orang pertama tunggal dan kata ganti orang pertama jamak. Yang termasuk kata ganti orang pertama tunggal di antaranya ialah aku, saya, dan hamba. Sedangkan, yang termasuk dalam kata ganti orang pertama jamak di antaranya adalah kita dan kami.


Berikut ialah beberapa referensi kata ganti orang pertama dalam kalimat :



  1. Aku memaafkanmu.

  2. Aku tidak mengerti dengan semua ini.

  3. Selama 20 tahun aku tinggal di Bali.

  4. Saya pergi ke Jakarta besok pagi.

  5. Saya takut tinggal sendiri di rumah itu.

  6. Saya yakin semua akan baik-baik saja.

  7. Maafkan hamba, Paduka Raja.

  8. Ampunilah hamba-Mu ini ya Allah.

  9. Kuingatkan sekali lagi kepadamu. Jauhi daerah itu!

  10. Yang kulihat hanyalah bayangan hitam.

  11. Rumahku gres saja diperbaiki.

  12. Dia sangat baik padaku. 

  13. Kami akan mendiskusikan permasalahan ini lebih lanjut.

  14. Kami mohon biar Bapak bersedia untuk mempertimbangkan kembali anjuran yang ditawarkan.

  15. Kami erat semenjak kecil.

  16. Kami tidak takut dengan bahaya orang itu.

  17. Kita tidak perlu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

  18. Kita harus segera membereskan daerah ini.

  19. Kita harus bersatu melawan ketidakadilan ini!

  20. Sebaiknya kita segera pergi dari daerah ini.


Demikian ulasan singkat wacana referensi kata ganti orang pertama dalam kalimat. Artikel lain yang sanggup dibaca dan berkaitan dengan kata ganti dalam bahasa Indonesia di antaranya ialah jenis-jenis kata ganti, jenis-jenis pronomina, contoh kata ganti, contoh pronomina persona, contoh kata ganti orang dalam kalimat,  contoh pronomina intratekstual dan ekstratekstualcontoh frasa pronominal dalam bahasa Indonesiacontoh kata ganti ku, kau, mu dan nyacontoh penulisan kata ganti ku, mu dan nya dalam kalimatcontoh kata ganti tak tentuperbedaan kata tanya dengan kata ganti penanyacontoh kata ganti penanya dalam kalimatcontoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat, serta kaidah penulisan kata depan dan kata ganti sesuai EYD. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Sunday, June 10, 2018

√ 15 Pola Kata Ganti Orang Kedua Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Kata ganti orang kedua ialah salah satu jenis kata ganti orang atau pronomina persona yang digunakan untuk menggantikan orang yang diajak berbicara. Seperti halnya kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua juga terdiri dari dua macam yaitu kata ganti orang kedua tunggal dan kata ganti orang kedua jamak. Yang termasuk kata ganti orang kedua tunggal di antaranya ialah kamu, engkau, dan tuan. Sedangkan, yang termasuk kata ganti orang kedua jamak di antaranya ialah anda dan kalian.


Berikut ialah beberapa teladan kata ganti orang kedua dalam kalimat :



  1. Dokter menyampaikan bahwa kamu akan baik-baik saja.

  2. Sebagai anak, kamu harus menghargai dan menghormati orang tua.

  3. Sebagai perempuan, kamu dihentikan pergi malam-malam alasannya sangat berbahaya.

  4. Engkau di mana sekarang?

  5. Engkau laksana bintang di langit kelam.

  6. Mengapa kau pergi?

  7. Sebaiknya Anda segera pergi dari sini daripada situasi tambah runyam.

  8. Bagaimana pendapat Anda mengenai hal ini?

  9. Anda seharusnya bersikap sopan di rumah orang.

  10. Aku titipkan anak ini kepadamu.

  11. Mulutmu harimaumu. Makara berhati-hatilah dikala berbicara.

  12. Tunjukkan hasil kerja kalian!

  13. Kalian harus menghormati kebiasaan dan budpekerti istiadat di desa ini.

  14. Apakah kalian sudah mengerti?

  15. Jika kalian ingin dihargai orang lain maka kalian juga harus sanggup menghargai orang lain.


Demikian ulasan singkat wacana teladan kata ganti orang kedua dalam kalimat. Artikel lain yang sanggup dibaca dan berkaitan dengan kata ganti dalam bahasa Indonesia di antaranya ialah jenis-jenis kata ganti, jenis-jenis pronomina, contoh kata ganti, contoh pronomina persona, contoh kata ganti orang dalam kalimat,  contoh pronomina intratekstual dan ekstratekstualcontoh frasa pronominal dalam bahasa Indonesiacontoh kata ganti ku, kau, mu dan nyacontoh penulisan kata ganti ku, mu dan nya dalam kalimatcontoh kata ganti tak tentuperbedaan kata tanya dengan kata ganti penanyacontoh kata ganti penanya dalam kalimatcontoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat, serta kaidah penulisan kata depan dan kata ganti sesuai EYD. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 15 Pola Kata Ganti Orang Ketiga Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Kata ganti orang ketiga ialah salah satu jenis kata ganti orang atau pronomina persona yang digunakan untuk menggantikan orang yang dibicarakan. Terdapat dua macam kata ganti orang ketiga yaitu kata ganti orang ketiga tunggal dan kata ganti orang ketiga jamak. Adapun yang termasuk dalam kata ganti orang ketiga tunggal di antaranya ialah ia, dia, dan beliau. Sedangkan, yang termasuk kata ganti orang ketiga jamak di antaranya ialah mereka.


Berikut ialah referensi kata ganti orang ketiga dalam kalimat :



  1. Saat ini, ia tidak lagi bekerja di kantor ini.

  2. Ia berlari sekencang-kencangnya dikala tsunami tiba menerjang.

  3. Dengan alasan sakit, ia mengajukan izin kepada guru piket untuk pulang.

  4. Ia juga menyampaikan bahwa semua pekerjaan ini hanyalah sia-sia.

  5. Bu guru akan marah, kalau ia masih belum menuntaskan tugas-tugas itu.

  6. Seharusnya dia sudah tiba sore ini.

  7. Dia tidak sanggup berlaku seenaknya pada semua orang.

  8. Dia berencana kabur ke luar negeri malam ini.

  9. Dia sangat meratapi perbuatannya.

  10. Kabarnya, sehabis menikah ia akan menetap di Singapura.

  11. Dalam rapat tadi pagi beliau menyampaikan bahwa proyek ini harus tetap dilanjutkan.

  12. Beliau sedang sakit dan tidak sanggup diganggu.

  13. Beliau telah pergi untuk selama-lamanya.

  14. Beliau diperlukan hadir pada program pelantikan cabang toko kita yang baru.

  15. Karena kerugian yang terus menerus, beliau terpaksa mengurangi beberapa karyawannya.

  16. Berikan surat ini untuknya.

  17. Tolong sampaikan undangan maafku padanya.

  18. Sampaikan salamku untuknya. 

  19. Simpanlah semua barang-barangnya.

  20. Kakaknya tak tampak dalam pesta pernikahannya.


Demikian ulasan singkat wacana referensi kata ganti orang ketiga dalam kalimat. Artikel lain yang sanggup dibaca dan berkaitan dengan kata ganti dalam bahasa Indonesia di antaranya ialah jenis-jenis kata ganti, jenis-jenis pronomina, contoh kata ganti, contoh pronomina persona, contoh kata ganti orang dalam kalimat,  contoh pronomina intratekstual dan ekstratekstualcontoh frasa pronominal dalam bahasa Indonesiacontoh kata ganti ku, kau, mu dan nyacontoh penulisan kata ganti ku, mu dan nya dalam kalimatcontoh kata ganti tak tentuperbedaan kata tanya dengan kata ganti penanyacontoh kata ganti penanya dalam kalimatcontoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat, serta kaidah penulisan kata depan dan kata ganti sesuai EYD. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Wednesday, February 7, 2018

√ Kata Ganti Orang

Pengganti subyek kalimat pelaku pertama tunggal : 
saya, aku

   Saya sedang duduk.

   Saya makan nasi goreng.

   Aku akan pulang.


Pengganti subyek kalimat pelaku pertama jamak : 
kami

   Kami tinggal di rumah.

   Kami akan pergi ke pantai.

   Kami sudah makan.


Pengganti subyek kalimat pelaku kedua tunggal :
kamu, engkau (sering disingkat 'kau'), anda (sopan) 

   Kamu bermain bola.

   Engkau sudah tiba.

   Anda siapa?

   
Pengganti subyek kalimat pelaku ketiga tunggal :
ia (dipakai dalam tulisan), dia, beliau (hormat) 

   Ia bahagia sekali.

   Dia anak yang baik.

   Beliau adalah pengajar di Perguruan Tinggi.


Pengganti subyek kalimat pelaku ketiga jamak yaitu mereka.

   Mereka mengikuti lomba lari.

   Mereka datang sore ini.





Sumber http://tatabahasayangbaik.blogspot.com

√ Kata Ganti Milik / Kepunyaan

Pengganti subyek/obyek kalimat kepunyaan/milik orang pertama tunggal:
saya >ku   

   Kamarku telah dibersihkan.

   Rina mengambil bukuku.
   
   

Pengganti subyek/obyek kalimat kepunyaan/milik orang pertama jamak:
kami  >kami  


   Desa kami menjadi desa pola tahun ini.

   Ini yakni rumah kami.

   

Pengganti  subyek/obyek kalimat kepunyaan/milik orang kedua tunggal:

kamu  >mu   

   Komputermu sudah diperbaiki.

   Saya mencoba sepatumu.

   

Pengganti subyek/obyek kalimat kepunyaan/milik orang ketiga tunggal:
dia  >nya   

   Pagar rumahnya sudah di cat hitam.

   Saya meminjam majalahnya.


Pengganti subyek/obyek kalimat kepunyaan/milik orang ketiga jamak:
mereka  >nya /mereka  

   Adatnya belum  dikenal.

   Kerajinan mereka sangat bagus. 

   Tari Sajojo itu budayanya.

   Saya mencoba makanan mereka yang terbuat dari sagu.






Sumber http://tatabahasayangbaik.blogspot.com