Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Saturday, February 10, 2018

√ Pengertian Sabar Dalam Islam Dan Dalilnya (Bahas Lengkap)

Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap) – Sabar merupakan kata yang sering kali diucapkan oleh lisan. Orang yang mempunyai sifat sabar akan memperoleh ketenangan, ketentraman dan kelapangan hati. Sabar memang bukanlah suatu perkara gampang yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, namun tidak pula tidak mungkin seseorang mempunyai sifat penyabar.


Islam memandang sifat sabar ini sebagai salah sifat terpuji yang harus dimiliki oleh orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. Orang yang tidak sabar tidak bisa dikatakan sebagai orang yang beriman. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dibahas wacana pengertian sabar dalam Islam dan dalil-dalil yang berkaitan dengan sabar.


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Mari kita bahas pengertian sabar terlebih dahulu dengan secama.


Pengertian Sabar Dalam Islam


Kata sabar berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata sobaro yasbiru, yang artinya menahan. Sedangkan secara istilah, sabar ialah menahan diri dari segala macam bentuk kesulitan, kesedihan atau menahan diri dalam menghadapi segala sesuatu yang tidak disukai dan dibenci. Adapun sabar secara lebih luas ialah menahanan diri semoga tidak gampang marah, berkeluh kesah, benci, dendam, tidak gampang putus asa, melatih diri dalam ketaatan dan membentengi diri semoga tidak melaksanakan perbuatan keji dan maksiat.


Dalam Islam, ada tiga bentuk sabar yakni sabar dalam ketaatan, sabar dalam menghadapi musibah, dan sabar dalam menjauhi perbuatan maksiat.


Sabar dalam ketaatan


Dalam menjalankan ketaatan dan perintah Allah SWT akan terasa berat sehingga membutuhkan kesabaran yang tinggi. Seperti pola sabar dalam menahan diri dari sifat malas semoga tetap istiqomah dalam menjalankan kewajiban sholat tepat pada waktunya, menjalankan sholat selalu berjamaah, sabar menjalankan puasa dengan menjaga lisan, hati dan pikiran, sabar dalam menuntut ilmu dan lain sebagainya.


Sabar dalam menghadapi cobaan dan musibah


Orang yang beriman hendaknya bersabar atas segala ujian, cobaan dan petaka yang tiba kepadanya. Percaya bahwa Allah tidak akan menguji hamba-Nya diluar batas kemampuannya. Ketika mendapat cobaan, maka bersabar dan nrimo dengan apa yang terjadi. Karena sebenarnya Allah itu bersama dengan orang-orang sabar.


Sabar dalam kemaksiatan


Segala sesuatu yang haram dan dihentikan Allah SWT hendaknya dijauhi. Segala bentuk maksiat itu menyenangkan, tetapi Allah melarangnya sehingga orang-orang beriman diharuskan untuk menjaga dan menahan diri dari segala bentuk maksiat dan hal-hal yang dihentikan oleh Allah SWT.


 


Dalil Tentang Sabar


Berikut ini ada beberapa ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sabar, diantaranya yaitu:


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sebenarnya Allah bersama orang-orang yang sabar“. (QS. Al-Baqarah: 153)


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa“. (QS. Al-Baqarah: 177)


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kau dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akhir (yang baik) itu ialah bagi orang yang bertakwa”. (QS. Thoha: 132)


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas“. (QS. Az-Zumar: 10)


Adapun hadits wacana sabar diantaranya sebagai berikut:


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Barangsiapa yang sabar akan disabarkan Allah, dan tidak ada derma Allah yang paling luas dan lebih baik daripada kesabaran“. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, Nasa’i, Abu Dawud, Malik dan Ad-Darimi)


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Sangat menakjubkan semua urusan orang yang beriman, sesungguhnya segala urusannya itu sangat baik baginya, dan hal itu tidak dimiliki oleh seorangpun, kecuali orang yang beriman. Apabila ia mendapat kesenangan ia bersyukur, maka yang demikian itu sangat baik dan apabila ia tertimpa kesusahan ia  sabar, maka yang demikian itu sangat baik baginya“. (HR. Muslim)


Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya  √ Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap)


Artinya: “Sabar itu ada tiga yaitu sabar dalam musibah, sabar dalam taat, dan sabar dalam menjauhi maksiat. Barangsiapa bersabar dalam petaka sehingga dikembalikannya dalam keadaan baik atas apa yang menimpa dirinya (ia ridho atas bala’ yang diberikan-Nya), maka Allah akan menulis baginya 300 derajat yang tiap-tiap derajat jaraknya antara langit dengan bumi. Dan barangsiapa bersabar dalam melaksanakan taat, maka Allah akan menuliskannya 600 derajat, tiap dua derajat jaraknya antara langit dunia dengan Sidratul Muntaha. Dan barangsiapa yang bersabar dalam menjauhi maksiat, maka Allah tulis baginya 900 derajat yang jarak dua derajatnya menyerupai ‘Arasy dua kali“. (HR. Abu Dunya dan Abu Syaikh)


Itulah klarifikasi singkat wacana Pengertian Sabar Dalam Islam dan Dalilnya (Bahas Lengkap) (Qur’an dan Hadits), semoga bermanfaat dan memperlihatkan pengetahuan gres bagi yang belum mengetahuinya. Terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

Friday, February 9, 2018

√ Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap)

Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap) – Tak absurd lagi di pendengaran kita dengan kata “Agama” dan “Islam“. Dimana agama yang merupakan keyakinan atau kepercayaan bagi setiap insan yang memeluknya. Di negara Indonesia terdapat 6 agama yang dianut, diantaranya yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. Mayoritas penduduk Indonesia menganut agama Islam.



Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap)


Adapun pengertian agama Islam akan dibahas selengkapnya oleh seputarpengetahuan berikut ini.


Pengertian Agama Islam


Agama yaitu peraturan, pedoman, ajaran, atau sistem yang mengatur ihwal keyakinan, keimanan atau kepercayaan. Islam adalah agama samawi yang diturunkan oleh Allah SWT. kepada Nabi Muhamad SAW sebagai Rasul utusan Allah dan Allah mengakibatkan Islam sebagai agama yang Rahmatal lil ‘aalamiin (rahmat bagi seluruh alam). Sebagaimana Allah berfirman dalam Qur’an surat Al-Anbiya ayat 107:


 Tak absurd lagi di pendengaran kita dengan kata  √ Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap)


Kami tidak mengutus engkau wahai Muhammad, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam semesta“.


Secara bahasa kata “Islam” berasal dari kata “sallama” yang berarti selamat, dan bentuk mashdar dari kata “aslama” yang berarti taat, patuh, tunduk dan berserah diri. Sedangkan secara istilah, Islam ialah tunduk, taat dan patuh kepada perintah Allah SWT seperti yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul utusan-Nya serta menyerahkan diri sepenuhnya hanya kepada Allah ta’ala.


Pengertian Agama Islam Menurut Nabi dan Para Ulama


Berikut ini yaitu pengertian Agama Islam berdasarkan Nabi Muhammad dan Sahabat.


Nabi Muhammad SAW.


Nabi Muhamad menjawab pertanyaan Umar r.a, ihwal apa itu Islam, dan dia menjawab Islam itu adalah “bahwa engkau mengakui tidak ada Tuhan selain Allah dan bahawasanya Muhamad itu utusan Allah, dan engkau mendirikan sholat, dan mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau mengerjakan ibadah haji di Baitullah jikalau engkau sanggup melakukannya“.


Umar bin Khatab


Menjelaskan Islam sebagai agama yang diturunkan Allah SWT. kepada Nabi Muhamad SAW. Di dalam agama Islam terdapat tiga hal yakni: Akidah, Syariat dan Akhlak.


Muhamad bin Ibrahim bin Abdullah at-Tawaijiri


Mengatakan bahwa Islam yaitu sebuah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah dengan mengesakan-Nya dan melaksanakan syariat-syariat-Nya dengan penuh keikhlasan.


Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab


Beliau menyampaikan Islam ialah berserah diri kepada Allah SWT dengan cara mentauhidkan-Nya, tunduk dan patuh kepada-Nya dengan ketaatan dan berlepas diri dari perbuatan-perbuatan syirik dan para pelakunya.


 Tak absurd lagi di pendengaran kita dengan kata  √ Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap)


Pengertian Agama Islam Secara Umum


Secara umum yang dimaksud dengan agama Islam ialah agama yang diridhoi Allah, yang paling benar dan tepat serta agama yang membawa rahmat bagi semesta alam. Islam merupakan wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhamad SAW., sebagai Nabi terakhir pilihan-Nya. Didalamnya terdapat aturan dan hukum yang sanggup dijadikan sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh umat biar selamat dan senang di dunia sampai akhirat. Allah SWT berfirman:


 Tak absurd lagi di pendengaran kita dengan kata  √ Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap)


Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam“. (QS. Ali-Imran: 19)


Jadi, agama Islam yaitu agama yang benar, yang mengajarkan segala sesuatunya dengan baik dan sempurna. Ajaran Islam bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits.


Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang Pengertian Agama Islam Secara Umum (Pembahasan Lengkap), semoga sanggup bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

Monday, February 5, 2018

√ 3 Sumber Fatwa Islam Dan Penjelasannya (Pembahasan Lengkap)

3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap – Sumber pedoman Islam ialah segala sesuatu yang sanggup dijadikan acuan, pedoman, dasar dalam menjalankan syariat islam. Sumber pokok pedoman Islam itu ada tiga macam, diantaranya yaitu Al-Qur’an, Hadits dan Ijtihad. Dari kalangan para Ulama, sumber paling utama itu yakni Qur’an dan Hadits (Sunnah).



3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya (Pembahasan Lengkap)


Mari kita bahas dengan secama apa saja sumber pedoman islam berikut penjelasannya.


1. Al-Qur’an


Al-Qur’an yakni kalamullah yang berisikan firman-firman Allah, diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu mukjizatnya melalui mediator malaikat Jibril. Al-Qur’an yang merupakan kitab suci umat Islam yang berisikan ihwal aqidah, ibadah, hukum, peringatan, kisah-kisah dan arahan pengembangan iptek yang dijadikan sebagai contoh dan pedoman hidup bagi umat Nabi Muhamad SAW.


 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap √ 3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya (Pembahasan Lengkap)


Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Alquran dengan berbahasa Arab, semoga kau memahaminya“. (QS. Yusuf: 2)


2. Hadits (Sunnah)


Merupakan sumber pedoman Islam yang kedua. Sunnah merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah baik dari segi perkataan, perbuatan maupun ketetapan atau persetujuan Rasulullah terhadap apa yang dilakukan oleh para sahabatnya.


Menurut ulama Salaf, As-Sunnah ialah petunjuk yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabatnya, baik ihwal ilmu, i’tiqad (keyakinan), perkataan maupun perbuatannya.


As-Sunnah berfungsi untuk memperjelas, menafsirkan isi atau kandungan dari ayat-ayat Al-Qur’an dan memperkuat pernyataan ayat-ayat Al-Qur’an serta menyebarkan segala sesuatu yang kurang jelas atau bahkan tidak ada ketentuannya di dalam Al-Qur’an.


Macam-macam Hadits atau Sunnah


Hadits atau sunnah dilihat dari segi bentuknya, diantaranya:



  • Qauliyah yakni semua perkataan Rasulullah

  • Fi’liyah yakni semua perbuatan Rasulullah

  • Taqririyah yakni penetapan, persetujuan dan pengukuhan Rasulullah

  • Hammiyah yakni sesuatu yang telah direncanakan oleh Rasulullah dan telah disampaikan kepada para sahabatnya untuk dikerjakan namun belum sempat dikerjakan dikarenakan telah tiba ajalnya.


Hadits atau sunnah dilihat dari segi jumlah orang yang menyampaikannya, diantaranya:



  • Mutawatir yaitu hadits yang diriwayatkan oleh orang banyak

  • Masyhur yaitu diriwayatkan oleh banyak orang, namun tidak hingga (jumlahnya) kepada derajat mutawatir

  • Ahad yaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja.


Hadits atau sunnah dilihat dari segi kualitasnya, diantaranya:



  • Shahih yakni hadits yang benar dan sehat tanpa ada keraguan atau kecacatan.

  • Hasan yakni hadits yang baik, memenuhi syarat menyerupai hadits shahih, letak perbedaannya hanya dari segi kedhobitannya (kuat hafalan). Hadits shahih kedhobitannya lebih tepat daripada hadits hasan.

  • Dhaif yakni hadits yang lemah.

  • Maudhu yakni hadits yang palsu atau dibuat-buat.


 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap √ 3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya (Pembahasan Lengkap)


3. Ijtihad


Ijtihad yaitu mengerahkan segala kemampuan berpikir secara maksimal untuk mengeluarkan aturan syar’i dari dalil-dalil syara’ yaitu Qur’an dan hadits. Ijtihad sanggup dilakukan jika ada suatu problem yang hukumnya tidak terdapat di dalam Al-Qur’an maupun  hadits, maka sanggup dilakukan ijtihad dengan memakai nalar pikiran dengan tetap mengacu dan menurut pada Al-Qur’an dan  hadits.


Macam-macam Ijtihad



  • Ijma’

    Yaitu janji para ulama (mujathid) dalam memutuskan suatu hukum-hukum menurut Al-Qur’an dan Hadits dalam suatu masalah yang terjadi. Keputusan bersama yang dilakukan oleh para ulama dengan cara ijtihad untuk kemudian dirundingkan dan disepakati. Adapun hasil dari ijma’ yakni fatwa, yakni keputusan bersama para mujtahid yang berwenang untuk diikuti seluruh umat.

  • Qiyas

    Yaitu menggabungkan atau menyamakan. Artinya memutuskan suatu aturan atau suatu masalah yang gres muncul, yang belum ada pada masa sebelumnya namun mempunyai kesamaan dalam sebab, manfaat, ancaman dan banyak sekali aspek dengan masalah terdahulu sehingga dihukumi sama. Dalam Islam, Ijma dan Qiyas sifatnya darurat, bila memang terdapat hal-hal yang ternyata belum ditetapkan pada masa-masa sebelumnya.

  • Istihsan

    Yaitu tindakan meninggalkan satu aturan kepada aturan lainnya disebabkan lantaran adanya suatu dalil syara’ yang mengharuskan untuk meninggalkannya. Berbeda dengan Al-Quran, Hadits, Ijma’ dan Qiyas yang kedudukannya sudah disepakati oleh para jumhur ulama sebagai sumber aturan Islam. Istihsan ini yakni salah satu cara yang dipakai hanya oleh sebagian ulama saja.

  • Maslahah Mursalah

    Yakni kemaslahatan yang tidak disyari’atkan oleh syar’i dalam wujud hukum, dalam rangka membuat kemaslahatan, disamping tidak terdapat dalil yang membenarkan atau menyalahkan.

  • Sududz Dzariah

    Yakni tindakan dalam memutuskan sesuatu yang mubah menjadi makruh atau haram demi kepentingan dan kemaslahatan umat.

  • Istishab

    Yakni memutuskan ssuatu keadaan yang berlaku sebelumnya hingga adanya dalil yang memperlihatkan adanya perubahan keadaan itu. Atau memutuskan menurut aturan yang ditetapkan pada masa kemudian secara abadi menurut keadaan, hingga terdapat dalil yang memperlihatkan adanya perubahan.

  • Urf

    Yaitu segala sesuatu yang sudah dikenal oleh insan dikarenakan telah menjadi kebiasaan, etika atau tradisi baik bersifat perkataan, perbuatan atau dalam kaitannya dengan meninggalkan perbuatan tertentu.


Jadi jelaslah bahwa sumber pedoman Islam telah di rumuskan oleh Rasuluallah SAW, yakni terdiri dari tiga sumber pokok yang dijadikan acuan, yaitu Al-Qur’an, As-Sunnah (Hadits), dan Ijtihad.


Semoga goresan pena mengenai 3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya (Pembahasan Lengkap) ini sanggup memperlihatkan manfaat bagi para pembaca dan membantu untuk lebih mengetahui dan memahami ihwal sumber-sumber pokok pedoman Islam. Sekian terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

Saturday, February 3, 2018

√ Pengertian Doa Berdasarkan Agama Islam (Pembahasan Lengkap)

Pengertian Doa Menurut Agama Islam (Pembahasan Lengkap) – Setiap insan niscaya pernah melaksanakan perbuatan yang disebut dengan “doa“. Yupz, berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau perjuangan untuk memohon dan meminta sesuatu kepada Tuhan. Doa ini berafiliasi eksklusif dengan Tuhan.


Dalam Islam, berdoa merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Karena hanya Tuhan lah yang Maha Luas, Maha segala-galanya yang berhak menawarkan segala sesuatu untuk hamba-hamba-Nya atau ciptaan-Nya. Sehingga dalam Islam, orang yang tidak mau berdoa berarti ia sombong. Dia merasa bisa melaksanakan sesuatu tanpa adanya pinjaman dari Sang Maha Kuasa. Padahal semua yang dilakukan manusia, bisa atau tidak, baik atau buruk, berhasil atau gagal, semuanya alasannya ialah Allah.



Pengertian Doa Menurut Agama Islam (Pembahasan Lengkap)


Nah untuk mengetahui lebih lanjut wacana makna doa itu sendiri, mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.


Pengertian Doa Menurut Agama Islam


Secara bahasa, kata “doa” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, menucap, memanggil. Sedangkan secara istilahdoa” ialah suatu permohonan atau undangan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta, menyerupai contoh: meminta ampunan, pinjaman dari hal-hal yang ditakutkan, keselamatan hidup, ucapan rasa bersyukur, minta diberikan rizki yang halal dan ketetapan iman dan Islam, dan lain sebagainya.


Pengertian Doa Menurut Ulama


Adapun pengertian atau makna dari kata “doa” berdasarkan para Ulama yaitu sebagai berikut:


Imam at-Thaibi


Yang dimaksud berdoa berdasarkan dia adalah memperlihatkan perilaku berserah diri dan membutuhkan Allah SWT, alasannya ialah tidak dianjurkan ibadah melainkan untuk berserah diri dan tunduk kepada Pencipta serta merasa butuh kepada Allah. Kaprikornus doa ialah sebuah permohonan kepada Allah dan bentuk rasa membutuhkan-Nya.


Quraish Shihab


Doa ialah suatu permohonan hamba kepada Tuhan-Nya supaya memperoleh anugerah pemeliharaan dan pertolongan, baik buat si pemohon maupun pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati yang terdalam disertai dengan ketundukan dan pengagungan kepada-Nya.


Syaikh Taqiyuddin Subki


Istilah berdoa itu lebih khusus daripada beribadah. Artinya, barangsiapa sombong tidak mau beribadah, maka niscaya sombong tidak mau berdoa.


Abdul Halim Mahmud


Makna doa menurutnya ialah harapan terhadap Allah SWT atas apa yang ada pada-Nya dari semua kebaikan dan mengadu kepada-Nya dengan memohon sesuatu.


Muhammad Kamil Hasan al-Mahami


Menurutnya doa adalah memohon kepada Allah SWT untuk mendapat kebaikan dari-Nya.


 Setiap insan niscaya pernah melaksanakan perbuatan yang disebut dengan  √ Pengertian Doa Menurut Agama Islam (Pembahasan Lengkap)


Doa itu termasuk inti dari ibadah, alasannya ialah bacaan dalam setiap ibadah kita itu mengandung doa. Jadi, doa ialah sebuah ucapan permohonan dan ratifikasi bahwa kita ini sebagai hamba Allah yang lemah, tidak berdaya, tidak mempunyai kemampuan apapun tanpa Allah, kita hanya bisa berserah diri kepada-Nya, memohonkan segala ampunan, pertolongan, meminta sesuatu yang diinginkan, dan doa merupakan salah satu panyalur kita berkomunikasi dengan Allah.


Sekian uraian singkat tentang Pengertian Doa Menurut Agama Islam (Pembahasan Lengkap), semoga sanggup menawarkan manfaat bagi para pembaca sepengetahuan.coid. Terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

Thursday, January 18, 2018

√ 3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap)

3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap) – Dalam Islam, insan hidup hanyalah untuk mencari pahala dari amal ibadahnya dan keridhoan Allah SWT semata. Tidak untuk yang lain, sehingga orang-orang Mukmin akan terus berlomba-lomba dalam kebaikan semoga mendapat kehidupan yang layak kelak di akhirat.


Setiap ibadah niscaya ada hasilnya yang tak lain ialah sebuah pahala. Ketika insan telah menemui ajalnya, maka terputuslah semua amal ibadahnya. Tak lagi sanggup melaksanakan sholat wajib, sholat sunnah, puasa, berdzikir dan ibadah-ibadah lainnya.


Artinya, dikala masih hidup, mereka masih sanggup mengumpulkan amal ibadah melalui sholat, puasa, zakat, berbuat baik kepada orang, dan lain sebagainya. Tetapi, kalau maut sudah tiba menjemput, maka tidak ada lagi kesempatan untuk menambah pahala-pahalanya, ia tidak akan mendapat pahalanya sholat, alasannya ialah ia sudah tidak lagi sholat dan begitupun yang lainnya.



3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap)


Setelah kita wafat dan segala amalan kita terputus, maka tidak lagi sanggup kita mendapat komplemen pahala, kecuali 3 perkara. Berikut klarifikasi selengkapnya.


3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus


Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah bersabda:


 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya  √ 3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap)


Artinya: “Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga masalah (yaitu): shodaqoh jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan anak yang sholeh yang mendoakannya“. (HR. Muslim)


3 amalan yang tidak akan pernah putus hingga kita meninggal menurut hadits diatas yaitu:


1. Shodaqoh atau amal jariyah


Amal jariyah yang dilakukan semasa hidup di dunia akan terus mengalir dan menambah pahala bagi yang beramal. Contoh amal jariyah diantaranya, membangun madrasah atau sekolah, mewakafkan tanah untuk kepentingan umat, membangun masjid atau sarana umum lainnya, memperlihatkan buku yang bermanfaat bagi orang dan lain sebagainya.


Selama semua yang diberikan itu masih terus berjalan dan bermanfaat bagi orang-orang, ibarat bangunan Masjid yang terus dipakai untuk ibadah, selama buku yang disedekahkan masih dipakai dan bermanfaat, dalam bentuk apapun kalau masih ada dan terus dipakai untuk kemaslahatan umat maka pahalanya akan terus mengalir pula kepada yang bersedekah meskipun sudah wafat.


2. Ilmu yang berguna


Ilmu agama yang kita ajarkan kepada orang lain, baik itu secara mulut atau dalam bentuk goresan pena (buku), selama ilmu itu masih bermanfaat dan terus dimanfaatkan oleh orang-orang yang kita ajari, maka pahalanya akan terus mengalir kepada kita.


 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya  √ 3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap)


3. Anak sholeh yang mendoakannya.


Ini beliau kenapa pentingnya mendidik anak secara islami, menanamkan aqidah semenjak dini kepada anak, dan membimbing anak menjadi generasi yang Qur’ani. Karena dibalik pujian tersendiri mempunyai anak yang patuh, bertaqwa dan sholeh sholehah, ternyata segala amal ibadah dan kebaikan yang dilakukan oleh anak yang sholeh akan terus mengalir kepada kedua orangtuanya.


Doa anak sholeh yang ikhlas, tulus dan selalu dipanjatkan untuk kedua orang tuanya merupakan suatu pujian luar biasa bagi orangtua.


Silakan baca: Inilah Pentingnya Mencetak Generasi Sholeh Dan Sholehah


Nah itulah pembahasan mengenai 3 Amalan Yang Tidak Pernah Putus Dan Penjelasannya (Lengkap) secara ringkas, semoga sanggup memperlihatkan manfaat dan memotivasi sobat Muslim untuk senantiasa gemar bersedekah jariyah, memanfaatkan ilmu dengan cara mengajarkannya dan dianugrahkan bawah umur yang sholeh sholehah sehingga kita akan tetap memperoleh pahala meskipun kita telah tiada. Aamiin



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

√ Pengertian Ikhtiar Dalam Islam Bentuknya (Pembahasan Lengkap)

Pengertian Ikhtiar Dalam Islam & Bentuknya (Pembahasan Lengkap) – Istilah ikhtiar sudah tidak absurd lagi ditelinga kita. Yupz, hidup yaitu usaha dan disetiap usaha niscaya diiringi dengan usaha dan doa. Kali ini, seputarpengetahuan.co.id akan membahas wacana pengertian ikhtiar dan bentuk-bentuk ikhtiar. Berikut klarifikasi selengkapnya.



Pengertian Ikhtiar Dalam Islam & Bentuknya (Pembahasan Lengkap)


Mari kita bahas lengkap pengertian ikhtiar dalam islam dengan secama.


Pengertian Ikhtiar Dalam Islam


Kata ikhtiar berasal dari bahasa Arab yang artinya sama dengan berusaha. Ikhtiar secara istilah ialah segala bentuk sikap atau perbuatan insan untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya, atau usaha yang dilakukan insan untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya yang dilakukan dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh dan semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan keterampilannya serta dilakukan sesuai dengan syariat Islam.


Bentuk Bentuk Ikhtiar


Ikhtiar merupakan salah satu akhlak terpuji yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Adapun bentuk-bentuk ikhtiar yang harus kita ketahui, diantaranya yaitu:


1. Bersungguh-sungguh


Sungguh-sungguh merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang harus diperhatikan. Dalam menggapai mimpi, keinginan, angan dan harapan diharapkan kesungguhan yang mendalam, jangan berusaha dengan setengah-setengah, lakukan dengan sungguh-sungguh.


Contohnya: Dalam hal  jodoh, bila menginginkan jodoh yang baik maka berusahalah dengan sungguh-sungguh dalam memperbaiki dan memantaskan diri.


2. Bekerja keras


Berusaha semaksimal mungkin untuk meraih apa yang diinginkan. Jangan bermalas-malasan dan berusaha semau-maunya. Tapi, berusaha dan berjuanglah sekuat tenaga untuk mendapat hasil yang memuaskan.


Contohnya: Jika menginginkan kesembuhan dari suatu penyakit, maka berusaha keraslah untuk menjauhi pantangannya, rajin minum obat, rajin berolahraga, rajin dalam menjaga kebersihan dan penunjang lainnya.


 hidup yaitu usaha dan disetiap usaha niscaya diiringi dengan usaha dan doa √ Pengertian Ikhtiar Dalam Islam  Bentuknya (Pembahasan Lengkap)


3. Pantang mengalah dan putus asa


Jika sudah melaksanakan suatu usaha, kemudian tidak mendapat apa yang diinginkan atau gagal, kurang memuaskan dan tidak sesuai dengan harapan, maka teruslah mencoba, mencoba dan mencoba. Jangan gampang menyerah, jangan berputus asa, alasannya yaitu kegagalan yaitu sebuah proses pembelajaran.


Contohnya: Ketika menginginkan suatu keberhasilan dibidang bisnis, jangan gampang mengalah dikala mengalami kegagalan. Setelah berusaha dengan cara yang satu gagal, maka cobalah bangun lagi dan mencoba cara lain dan begitu seterusnya.


Mengenai ikhtiar, Allah SWT telah berfirman dalam Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 11:


 hidup yaitu usaha dan disetiap usaha niscaya diiringi dengan usaha dan doa √ Pengertian Ikhtiar Dalam Islam  Bentuknya (Pembahasan Lengkap)


Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan (nasib) suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan (nasib) yang ada pada diri mereka sendiri“.


Islam menganjurkan setiap insan untuk selalu berikhtiar dan ikhtiar harus diiringi dengan doa, untuk kesudahannya serahkan pada yang Maha Kuasa. Karena hasil dari setiap usaha insan yaitu hak prerogatif Allah. Kita hanya wajib berusaha, bila gagal teruslah berusaha dan untuk kesudahannya pasrahkan kepada Allah.


Itulah klarifikasi dan pembahasan singkat mengenai Pengertian Ikhtiar Dalam Islam & Bentuknya (Pembahasan Lengkap), biar sanggup menunjukkan manfaat dan pengetahuan gres bagi yang belum mengetahuinya. Sekian terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id

Monday, December 4, 2017

√ Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui (Bahas Lengkap)

Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui (Bahas Lengkap) – Makhluk lain ciptaan Allah selain insan ialah malaikat. Malaikat ialah makhluk yang taat pada Allah yang diciptakan dari Nur atau cahaya. Jumlah malaikat sangat banyak, bahkan diprediksi melampai jumlah manusia. Ketaatan malaikat kepada Allah membuatnya menjadi makhluk yang mengemban kiprah secara eksklusif dari Allah. Tentu saja sebagai insan kita tidak bisa melihatnya alasannya ialah malaikat ialah makhluk dari dimensi yang berbeda dengan manusia. Bahan dasar yang dipakai untuk mencipkatannya saja berbeda dari manusia.



Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui (Bahas Lengkap)


Dari sekian banyak jumlah malaikat insan hanya berkewajiban untuk mengenal 10 malaikat berserta tugasnya. 10 malaikat yang wajib dikenal selalu diajarkan pada kita semenjak kita kecil. Namun, diluar 10 malaiikat yang wajib kita kenal perlu rasanya kita mengenal beberapa malaikat lain yang peranannya tidak kalah penting dengan 10 malaikat yang wajib kita kenal. Diharapkan dengan mengenal beberapa malaikat lainnya bisa menambah pengetahuan kita dan menambah ketaqwaan kita pada Allah.


Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui  √ Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui (Bahas Lengkap)


Sebelum mengenal tiga malaikat diluar 10 malaikat yang wajib dikenal ada baiknya kita mengingat kembali 10 malaikat yang wajib dikenal beserta tugas-tugasnya.



  1. Malaikat Jibril bertugas mengemukakan wahyu pada beberapa nabi serta rasul.

  2. Malaikat Mikail bertugas membagikan rezki pada semua mahluk hidup.

  3. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa semua mahluk hidup.

  4. Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala pada hari selesai zaman kelak.

  5. Malaikat Munkar bertugas menanyai serta menghukum orang yang telah wafat di alam barzah.

  6. Malaikat Nakir bertugas menanyai serta menghukum orang yang telah wafat di alam barzah.

  7. Malaikat Rakib bertugas untuk encatat amal perbuatan baik Manusia.

  8. Malaikat Atid bertugas mencatat amal perbuatan buruk manusia.

  9. Malaikat Malik, malaikat ini bertugas melindungi pintu neraka.

  10. Malaikat Ridwan bertugas melindungi pintu surga.


Malaikat yang jarang diketahui


Diluar 10 malaikat yang di riwayatkan diatas, berikut tiga Malaikat mungkin saja belum banyak diketahui.


Malaikat Zabaniah


Zabaniah merupakan nama malaikat yang bertugas menyiksa orang-orang di neraka. Ia digambarkan dengan mempunyai sosok yang sangat berangasan dan sadis, tidak mengenal ampun terhadap orang yang telah masuk dalam perut neraka. Zabaniah berjumlah 19 malaikat sebagaimana jumlah karakter Basmallah dan mereka dipimpin oleh Malaikat Maalik.


Rasulullah Saw bersabda:

“Siapa yang ingin supaya Allah selamatkan ia dari penanganan Malaikat Zabaniah yang berjumlah 19 orang (Malaikat penjaga Neraka), maka hendaklah membaca Bismillahirrahmanirrahim, pasti Allah buatkan untuknya, dari setiap satu karakter itu sebuah Syurga.”


Malaikat Zabaniah mengambil andal neraka dengan menggunakan tangan dan kakinya. Maka salah satu dari Malaikat Zabaniah itu sanggup mengambil 10,000 orang kafir dengan menggunakan satu tangan, dan 10,000 lagi dengan menggunakan tangan yang lain, dan 10,000 dengan menggunakan salah satu kakinya serta 10,000 lagi menggunakan kakinya yang lain, kemudian melemparkannya ke neraka. Makara 40,000 orang kafir itu dengan sekali ambil kerana di dalam diri Malaikat Zabaniah mempunyai kekuatan dan kemampuan yang luar biasa.


Malaikat Harut dan Marut


Malaikat yang berjulukan Harut dan Marut ini ialah malaikat yang diutus Allah untuk mengajarkan sesuatu yang baik kepada warga Babil yang pada ketika itu tengah dalam kegelisahan dan kesyirikan akhir tersebarnya sihir. Awal mula tersebarnya sihir tersebut bermula ketika para tawanan Raja Nebucadnezar yaitu orang-orang Yahudi mulai memainkan sihir, bangsa Yahudi memang dikenal sebagai bangsa yang mahir dan mengetahui banyak perihal ilmu sihir.


Mereka mulai menakut-nakuti warga Babil dengan ilmu sihir sehingga warga Babil menjadi ketakutan dan gelisah alasannya ialah sihir tersebut bisa menebarkan penyakit dan hal-hal mudharat lainnya. Kemudian Allah mengutus dua orang malaikat yakni Harut dan Marut ke kota Babil untuk menghilangkan ketakutan dan kekhawatiran warga Babil terhadap akhir dari sihir tersebut. Harut dan Matut diutus untuk mengajarkan sihir kepada warga Babil, namun bukan untuk melaksanakan kejahatan. Mereka hanya mengajarkan sihir kepada warga Babil semata-mata hanya untuk memperlihatkan pengetahuan perihal hakikat sihir tersebut.


Malaikat Jundallah


Jundallah ialah para malaikat perang yang membantu nabi Muhammad dan pasukannya di dalam peperangan. Secara makna Jundallah mempunyai arti “Prajurit Allah”.


Ketika Nabi Muhammad sedang melihat-lihat suasana alam Langit Pertama (ar-Rafii’ah), dikatakan bahwa ia telah melihat sosok malaikat yang sangat besar sekali ukurannya, malaikat itu sedang menunggangi kuda yang berasal dari cahaya dan berbusana cahaya. Malaikat yang besar itu dikelilingi oleh 70 ribu malaikat yang berbusanakan banyak sekali busana dan perhiasan, masing-masing mereka memegang tombak yang tebuat dari cahaya dan mereka itulah yang disebut sebagai Jundallah (Tentara Allah).


Demikianlah pembahasan kita mengenai Mengenal Tiga Malaikat Yang Jarang Diketahui (Bahas Lengkap), biar artikel diatas sanggup menambah wawasan dan dogma kita. Terimakasih.



Sumber http://www.seputarpengetahuan.co.id