Saturday, August 5, 2017

√ 7 Siswa Melawan Seorang Guru

Kejadian ini berawal dari suatu perdebatan yang terjadi pagi hari sekitar pukul 09.30 WIB selepas bel istirahat di suatu sekolah swasta di kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara. Kala itu tujuh orang siswa berbondong-bondong mendatangi seorang guru di meja piket. Berikut ini perdebatan tujuh orang siswa dengan seorang guru.

Siswa 1: b4ng, kami sudah bosan nih belajar...

B4ngrp: Oh ya....! Kok bisa? (Tanyaku penuh selidik)

Siswa 2: Betul b4ng, coba bayangin deh kami semenjak mengenal baca tulis dari Taman Kanak-kanak sampai kini SMA, selalu.... disuruh mencar ilmu melulu...!

B4ngrp: Oh gitu ya..., (merenung sejenak, mencoba cari ide). Nah, b4ngrp mau tanya nih. Kalian usia berapa kira-kira diperkenalkan orang bau tanah dengan nasi?

Siswa 3: Sekitar 5 bulanan b4ng. (Jawabnya dengan tegas dan mantap).

B4ngrp: sekarang usia kalian berapa?

Siswa 4: Saya 17 tahun, b4ng.

B4ngrp: Apa kalian gak bosan makan nasi selama 16 tahun 7 bulan?

Siswa 5: Eeehh... mana ada hubungannya b4ng makan nasi dengan belajar? (protes sembari marepet).

B4ngrp: Iyo... j4wab aja dek. B4ngrp hanya butuh tanggapan kalian saja.

Siswa 6: Ya.... mana mungkin kami bosan makan nasi, ntar kalau kami gak makan nasi, dapat mateklah b4ng.

B4ngrp: Kan, ada gadong....? (gak sadar, keluar jugak logat batakku).

Siswa 7: Ya... mana bisa. Udah biasa makan nasi. Lagian makan nasi itu kan kebutuhan pokok (sok-sok berargumen ilmiah).

B4ngrp: Baiklah, begitulah mencar ilmu itu dek. Supaya kalian tidak bosan belajar, jadikanlah mencar ilmu itu menjadi kebutuhan pokokmu, artinya jikalau mencar ilmu mu tidak terpenuhi maka kalian akan gusar.

Siswa 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7: Siap, b4ngrp. Kami laksanakan.

B4ngrp: Satu lagi.. anggaplah kalau klen gak belajar, klen rasane seperti matek. Hehhe

Baiklah teman-teman, tuh dulu dongeng b4ngrp vs 7 siswa dan tentu pemenangnya yaitu b4ngrp. Nah, buat kita orang tua, bapak/ibu guru, pemerintah, marilah cari cara bagaimana memotivasi bawah umur kita semoga tertanam di dalam diri mereka mencar ilmu itu yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi.

Sumber http://www.catatanmatematika.com